Breaking News:

Hakim Vonis Perudapaksa Anak Tiri di Banyuasin Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU, Masih belum Puas

"Saya tidak melakukan perbuatan itu, bu. Saya mohon keringannya bu hakim," ujar terdakwa memohon pada majelis hakim.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/nisyah
Sidang vonis terdakwa perudapaksa anak tiri di Banyuasin yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (16/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa perudapaksa anak tiri di Banyuasin divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (16/11/2021).

Meski demikian, pria berinisial SS tersebut keukeuh tidak bersalah atas perbuatan yang diarahkan kepada dirinya.

"Saya tidak melakukan perbuatan itu, bu. Saya mohon keringannya bu hakim," ujar terdakwa memohon pada majelis hakim.

Mendengar permohonan terdakwa tersebut, hakim ketua mengatakan terdakwa bisa mengajukan upaya hukum lainnya.

"Kamu kalau tidak terima dengan vonis silakan ajukan upaya hukum lainnya. Hukuman itu sudah dikurangi 2 tahun," ujar hakim ketua.

Untuk diketahui, vonis majelis hakim pada SS lebih rendah dari tuntutan JPU Kejari Palembang, yang menuntut terdakwa dengan hukuman 18 tahun penjara,

Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Kejari Palembang, Indriya Setyawati SH menyatakan SS terbukti telah melakukan perbuatan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan persetubuhan denganya atau dengan orang lain, yang dilakukan oleh orangtua, atau wali, ataupun oleh tenaga pendidik.

Menyatakan terdakwa melanggar Pasal 81 ayat (3) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi UU Jo Pasal 76 D, UU RI No.35 Tahun 2014.

Dikonfirmasi pada kuasa hukum terdakwa, A Rizal SH, dari Posbakum PN Palembang, mengatakan jika hukuman yang dijatuhkan pada terdakwa terlalu tinggi.

"Kami menilai jika hukuman yang dijatuhkan terlalu tinggi. Padahal dalam persidangan sebelumnya, saksi meringankan tidak dihadirkan," ujar Rizal.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved