Breaking News:

Fakta Pasutri di Palembang Rampok Pria Usai Berbuat Asusila, Pelaku Beraksi Meski Sedang Hamil

Pasangan suami istri, Handri (31) dan Chindy (21), diamankan unit pidum dan Tim Tekab 134 Polrestabes Palembang pasca merampok seorang pria.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/andyka
Tiga tersangka pemerasan (wanita baju merah yang berdiri dan dua pria duduk) saat diamankan tim reskrim Polrestabes Palembang. 

SRIPOKU.COM - Pasangan suami istri, Handri (31) dan Chindy (21), diamankan unit pidum dan Tim Tekab 134 Polrestabes Palembang pasca merampok seorang pria.

Modus kedua tersangka adalah menyita handphone milik korban setelah sebelumnya korban melakukan hubungan asusila bersama Chindy.

Keduanya ditangkap bersama seorang tersangka bernama Fajar (36). Peran Fajar, mengawasi lokasi saat Chindy dan korban berada di satu rumah yang ada di wilayah rusun Kecamatan Bukit Kecil.

Handri sempat membawa lari motor korban yang ketakutan karena ditodong senjata tajam.

Berikut kronologi pasutri rampok seorang pria di rusun Kecamatan Bukit Kecil:

1. Kenalan

Korban bersama beberapa temannya menjumpai Chindy yang juga sedang bersama beberapa temannya.

Mereka lantas melakukan transaksi untuk melakukan hubungan asusila.

Akhirnya, terciptalah kesepakatan harga yakni sebesar Rp 250 ribu per orang lalu dibayar uang muka Rp 50.000.

Kemudian, korban dan Chindy menuju ke rusun untuk berhubungan asusila selama 1 Jam.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved