Breaking News:

Berkedok Perbuatan Asusila, Wanita di Palembang Bersama Suami Peras Seorang Pria, Motor Dirampas

Usai berbuat asusila, seorang wanita penghibur di Palembang peras temannya. Suami membantu.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/andyka
Tiga tersangka pemerasan (wanita baju merah yang berdiri dan dua pria duduk) saat diamankan tim reskrim Polrestabes Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Anggota Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang meringkus dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), Senin (15/11) sekitar pukul 17.50.

Adapun aksi para pelaku yang masih memiliki hubungan suami istri ini dilakukan dengan modus perbuatan asusila.

Kedua pelaku, yakni Handri Putra (31) Warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Bukit, dan istrinya bernama Chindy Apriyani (21) warga Kecamatan Kenten Laut.

Sementara seorang pelaku lagi bernama Fajri, yang bertugas mengamankan lokasi tempat Chindy biasa melayani tamunya.

Ketiganya diamankan dikediamannya masing-masing.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan bahwa tertangkapnya pelaku atas laporan.

"Pertama-tama anggota kita menangkap pelaku Chindy, kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya, yakni pelaku Handri dan Fajarudin," ungkap Tri didampingi Kanit Pidum AKP Robert Sihombing, Selasa (16/11/2021).

Peristiwa ini sendiri terjadi di Jalan Dr Wahidin, tepatnya depan Masjid Baitul Atiq, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Kamis (4/11/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kejadian ini sendiri terjadi berawal dari korban dan beberapa teman bertemu dengan Chindy untuk melakukan transaksi prostitusi.

Dan disepakati sebesar Rp 250 ribu per orang lalu dibayar uang muka Rp 50.000.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved