Breaking News:

Seorang Kades Diduga Miliki Sumur Minyak di Muba dan Jadi Buron, Anak Buahnya Buka Mulut di Sidang

Lokasi sumur minyak sekaligus tempat Sigit ditangkap ada di kawasan Hutan Produksi Tetap Meranti, Desa Sungai Bayat, Kabupaten Musi Banyuasin.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni, Handout
Ledakan sumur minyak illegal di Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupten Muba beberapa waktu yang lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sigit menjalani sidang di Pengadilan Negeri Palembang pada Senin (16/11/2021) berstatuskan sebagai terdakwa yang terlibat mengelola sumur minyak ilegal.

Adapun lokasi sumur minyak sekaligus tempat Sigit ditangkap ada di kawasan Hutan Produksi Tetap Meranti, Desa Sungai Bayat, Kabupaten Musi Banyuasin.

Sidang digelar secara virtual diketuai oleh hakim Said Husein SH MH.

Pada sidang kali ini, Sigit mengaku jika dirinya hanya sebagai penjaga sumur minyak yang dimaksud.

"Saya hanya disuruh Samson (DPO) kerja jaga sumur minyak itu pak. Batu satu bulan saya kerja disana," ujar terdakwa melalui sambungan telekonfrensi.

Yang mana diketahui dari dakwaan JPU, Samson (DPO) adalah Kepala Desa Pangkalan Bayat, Kabupaten Musi Banyuasin.

"Tugas saya hanya menunggu proses penambangan minyak itu saja, mengisi bahan bakar jika bahan bakar mesin kompresor telah habis dan mengistirahatkan mesin kompresor jika sudah panas," jelas terdakwa menjawab pertanyaan hakim.

Sigit juga mengatakan jika dirinya menerima upah sebesara Rp. 50.000 per drum minyak, hasil dari pengeboran ilegal tersebut.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved