Breaking News:

Berita Palembang

Disuruh Menjaga Rumah Pacarnya Pria Ini Malah Nyolong Cincin Emas, Uangnya Dipakai Beli Sepatu Baru

iberikan amanat untuk mengecek keadaan rumah, Muhammad Septiadi (23) nekat mencuri satu buah Cincin Emas

Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
Tim beguyur Bae Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang saat mengamankan pelaku pencurian emas, Minggu (14/11/2021) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Diberikan amanat untuk mengecek keadaan rumah, Muhammad Septiadi (23) nekat mencuri satu buah Cincin Emas milik korban Aqilah Yahya (21) yang tak lain adalah pacarnya sendiri.

Aksi nekat itu ia lakukan demi untuk berpoya-poya.

Akibatnya, pelaku pun harus berurusan dengan pihak berwajib usai dijemput Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, MInggu, (14/11/2021) sekitar pukul 19.30 ditempat persembunyiannya.

Pelaku Septiadi mengatakan, bahwa korban merupakan pacarnya dari sejak SMA.  Kemudian korban menyuruhnya untuk mengecek rumah karena ia berangkat ke Jakarta sedangkan orang tuanya berangkat ke Pagaralam.

Kejadian itu sendiri terjadi pada Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 20.30 di Jalan Letjen Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Palembang.

"Saat korban tidak ada itulah saya masuk kamar dan merusak lemari korban.

Kemudian saya mengambil satu buah cincin emas dan saya gadaikan Rp 2 juta," katanya, Senin (15/11) saat diamankan di Polrestabes Palembang, Senin (15/11/2021).

Baca juga: PDAM Tirta Musi Bakal Hentikan Sementara Distribusi Air Bersih, Ini Wilayah Palembang yang Terdampak

Untuk menghilangkan kecurigaan, kemudian emas tersebut  ditukar pelaku dengan emas palsu.

"Saya ketahuan sehingga saya dilaporkan pacar saya sendiri.

Untuk uang Rp 2 juta saya habiskan untuk berpoya-poya, membeli sepatu seharga Rp 800 ribu hingga tinggal uang Rp 25.000," ungkapnya.

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, bahwa tertangkapnya pelaku atas laporan korban yang mengetahui kalau emas miliknya sudah ditukar oleh pelaku.

"Atas laporan korban inilah anggota kita berhasil menangkap pelaku ditempat persembunyiannya dan turut mengamankan barang bukti berupa sisa uang hasil kejahatan Rp 25.000, satu pasang sepatu, dan satu lembar kwitansi pembelian emas," katanya.

Tri mengungkapkan, bahwa antara korban dan pelaku menjalin hubungan pacaran sejak SMA sehingga pelaku sering berada di rumah korban.

"Saat kejadian korban dan orang tuanya berada di luar Palembang dan meminta pelaku untuk melihat kondisi rumahnya, dari keterangan pelaku ke anggota kita dia memanfaatkan hal itu melakukan aksinya," jelasnya.

Atas ulahnya,pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved