Breaking News:

Kasus Aktif Covid-19 Tercatat 46 Kasus, Dinkes Provinsi Sumsel Kian Gencarkan 3T

Dengan masifnya program vaksinasi yang digelar oleh berbagai kalangan, baik pemerintah dan swasta akan mengoptimalkan penangana Covid-19 di Sumsel.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Welly Hadinata
sripoku.com/jati
Tes swab massal yang diselenggarakan BNI di Jakabaring Sport City Palembang beberapa waktu lalu. 

SRIPOKU.COM — Kasus aktif Covid-19 di Sumsel tercatat mengalami pelandaian sejak beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data harian Covid-19 dari Dinas Kesehatan di Sumsel pada 13 November lalu, kasus aktif virus korona di provinsi ini hanya 46 kasus.

"Kasus memang tidak sebanyak dulu, tetapi kesadaran akan protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Perilaku hidup sehat juga tetap diterapkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy, Sabtu (14/11/2021).

Jumlah suspect dalam proses pun sebanyak 177 kasus dan probale 434 kasus.

Hingga kini, secara keseluruhan ada 59.903 orang di Sumsel telah terinfeksi Covid-19.

Angka kesembuhan pasien pun mencapai 94,97 persen dan kematain 5,13 persen.

Kendati, penambahan kasus per harinya tak begitu signifikan dan kasus yang tengah dalam perawatan juga terkategori rendah, dinas kesehatan Sumsel berkomitmen untuk terus menggencarkan 3T.

Saat ini tercatat jumlah orang yang diperiksa dengan metode swab PCR di Sumsel tercatat 181.089 orang atau 2,11 persen per seribu penduduk.

"Tracing, testing dan treatment tetap diperkuat. Sejak beberapa bulan lalu laboratorium di daerah juga sudah bisa mengakomodir untuk pemeriksaan sampel," jelas Lesty.

Menurut Lesty, dengan masifnya program vaksinasi yang digelar oleh berbagai kalangan, baik pemerintah dan swasta akan mengoptimalkan penangana Covid-19 di Sumsel.

Secara keseluruhan, saat ini capaian vaksinasi di Sumsel telah mencapai angka 48,26 persen untuk dosis pertama atau dari target sasaran 6,3 juta sekitar 3,04 juta telah mendapatkan vaksinasi.

Sementara itu, untuk penyuntikan vaksin dosis kedua sebesar 27,56 persen.

"Dengan kesadaran yang tinggi dan peningkatan capaian vaksinasi akan semakin cepat pula kita meraih kekebalan kelompok," kata Lesty.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved