Breaking News:

Warning Sriwijaya FC, Pengamat Sepakbola Buyung Ismu: Jangan Abaikan 3 Laga Sisa Bisa Hancurkan Tim

Pengamat sepak bola Buyung Ismu mewarning tim Sriwijaya FC asuhan Coach Nil Maizar agar tidak mengabaikan tiga laga sisa babak penyisihan grup A Liga

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan

Menurutnya, anggap saja setiap game itu penting sehingga meningkatkan performa confident tim. Karena setiap kekalahan itu pasti ada yang dikambinghitamkan yang membuat tim itu akan kacau. 

"Jangan beranggapan oh kami pasti menang, pasti lolos jadi kami kasih-kasih saja. Kalau memang benar masuk di pertandingan sesungguhnya karena pertandingan belum usai. Karena pertandingan itu kita belum tahu. Oke kalau di grup lain menghindar. Menghindar inilah mengganggu konsentrasi tim," terangnya. 

Ia mencontohkan di tim nasional dulu antara Indonesia melawan Thailand ingin menghindar dari Vietnam, jadi hasil buruk gol bunuh diri Mursyid Effendi itu ke gawang sendiri. Ini akan mengganggu sepakbola sendiri harkat dan martabat gengsi tim akan buruk.

"Jadi tidak boleh meremehkan itu. Saya sarankan tetaplah bermain dengan secara normal, secara elegan, secara sportif. Kalau memang harus menang kita harus menang. Jadi permainan itu harus menang. Jangan main kok mau kalah. Kalau mau kalah, tidak usah main," kata Buyung. 

Pria kelahiran Bangka, 2 Mei 1970 inijuga pelatih PSAD Palembang mengatakan, kalau strategi silahkan tim pelatih punya strategi tetapi strategi yang positif untuk tim karena dia boleh mencoba timnya dengan membuat timnya bugar dengan tidak memasang misalnya pemain-pemain intinya itu menurutnya tidak bagus juga.

"Boleh mengistirahatkan tetapi tetap dia mainkan karena kalau tim itu tidak bermain dengan normal, kondisi fisiknya akan turun, nanti bisa jadi orang kan tahu kelemahan begini, begini. Terus confident orang lain akan naik," pesannya. 

Jadi tidak boleh meremehkan menganggap kami sudah pasti lolos. Bermainlah secara konsisten, Bermainlah selalu untuk menang. Karena dengan kemenangan-kemenangan itulah yang akan mengangkat confident/kepercayaan diri tim, juga harkat martabat buat tim.

Kemudian jangan terkesan main nanti si A karena ada harapan ini. Kan belum lawan KS Tiga Naga. Nanti gak tahunya lawan ini benar-benar bermain, sementara SFC bermain setengah-setengah. Gak tahunya dibantai 3-0 kalahnya. Orang teriaknya apa dia bilang ini main sabun. Dak boleh itu. Padahal tidak ada apa-apa.

Itu nanti membuat tim tidak kondusif. Sejak itu nanti ada namanya teror mental kecil. Orang masuk untuk mengacaukan tim itu. Konsentrasi tim akan buyar akibat oh ini ada yang main match fixing atau apa. Padahal di Indonesia biasa begitu.

Nanti terganggu konsentrasi pelatih, konsentrasi manajemen, konsentrasi pemain, nanti saling tuduh-menuduh, kacau tim itu. Buyung Ismu tetap menyarankan tidak ada ampun di dalam sepakbola apabila kamu bisa menang 10-0, hajar benar-benar. Jangan kasihan. Tidak ada belas kasihan di sepakbola. Kita belajar dengan sepakbola luar negeri. Kalau kita bisa raih penuh poin. Kalau bisa Sriwijaya ambil penuh semua di tiga laga sisa ini, sembilan-sembilannya ambil. Gak perduli, jangan hiraukan.

"Kawan-kawan yang terkait di sana pesan saya tetap konsisten ke permainan kita, dengan performa kita, tetap jaga kondusivitas tim kita, jangan kendor, tetap semangat," ujar Buyung yang bekerja di Perwakilan PT Semen Indonesia Sumsel di Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved