Breaking News:

Berita Muba

Muba Siaga Banjir, Sudah Empat Dusun di Kecamatan Sungai Lilin Dilanda Banjir

Luapan banjir juga mengintai Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba yang memang selalu langgaan banjir setiap tahun.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Refly Permana
sripoku.com/fajri
Tim dari BPBD Muba ketika melakukan patroli dan monitoring┬áterkait kesiapsiagaan banjir. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tingginya curah hujan di Muba belakangan ini membuat sejumlah daerah siaga banjir dan longsor.

Apalagi, beberapa wilayah yang memang setiap tahunnya menjadi langganan banjir sudah diantisipasi masyarakat sejak dini.

Kepala BPBD Muba, Jhony Martohonang, saat ini pihaknya telah melakukan kegiatan posko lapangan siaga darurat bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Terutama di Dusun 1, Dusun 2, Dusun 3 dan dusun 6 Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin yang kondisinya saat ini sudah banjir

"Penyebabnya ada luapan Sungai Dawas karena faktor curah hujan yang cukup tinggi. Air pun sampai masuk rumah warga dan beberapa harus mengungsi agar aman," ujarnya Jumat (12/11/2021).

Maka itu, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, pihaknya memerintahkan personil tim Reaksi Cepat berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat.

Personil tim pun bersama perangkat desa setempat melakukan pemantauan dan patroli di lokasi kejadian

"Mengingat curah hujan cukup tinggi, tim memberikan imbauan kepada masyarakat setempat supaya lebih waspada apabila terjadi peningkatan debit air sungai," jelasnya.

Luapan banjir juga mengintai Kecamatan Sanga Desa yang memang selalu langgaan banjir setiap tahun. Perangkat desa dan kecamatan pun turun langsung agar bisa menangani banjir ini dengan segera.

"Ini yang kita sampaikan dengan para Lurah dan Kades, agar mengimbau kepada warga untuk mewaspadai banjir pasca beberapa kali diguyur hujan sehingga mengakibatkan luapan air sungai meningkat," ujar Camat Sanga Desa Hendrik.

Terkait menjelang datangnya banjir tahunan, Hendrik berharap kepada semua lurah dan kepala desa serta seluruh aparatur, baik di tingkat kelurahan dan tingkat pemerintah desa di wilayahnya agar dapat sama-sama mengantiisipati serta memonitoring kesiapan di wilayah masing-masing. 

"Mohon kerjasama dan perhatian dari semua pihak sebagai antisipasi penanganan bersama. Karena kondisi debit air saat ini sudah sangat tinggi," jelasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved