Breaking News:

Malam-malam Ada Suara Dentuman Seketika Lansia di Lahat Ini Terjaga, Rumahnya Terancam Longsor

"Saat terjaga, saya melihat tembok penahan aliran Sungai Lematang yang berjarak sekitar dua meter dari rumah ambruk,"

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ehdi
Rumah milik Sukman (60) terancam bakal roboh, lantaran tembok penahan dan bronjong ambruk.  

Laporan wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Sukman (60) seketika membuka bola matanya yang kala itu sedang pulas tidur.

Warga Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pulau Pinang, kaget lantaran ada suara dentuman yang hanya berjarak beberapa meter dari rumahnya. 

Mendengar suara tak biasa, Sukman bangkit dari tidur dan bergegas keluar rumah untuk mamastikan apa yang terjadi.  

"Pas saya keluar rumah sekira pukul 02.00 wib dini hari, saya melihat tembok penahan aliran Sungai Lematang yang berjarak sekitar dua meter dari rumah ambruk," cerita Sukman, saat dibincangi Kamis (11/11/2021). 

Sukman semakin takut saat tanah ikut longsor. Sukman yang tinggal sendiri berusaha memanggil tetangga untuk memberitahu jika tembok penahan amblas. 

Kini ia hanya bisa berdoa dan berharap adanya bantuan dari pemerintah, agar rumahnya yang terbuat dari kayu bisa selamat dari ancaman tanah longsor. 

"Semoga ada bantuan, kareno kalau tidur malam, tak nyaman lagi, takut rumah roboh. Apalagi aliran sungai lematang kerap pasang," ujarnya.

Kepala Desa Lubuk Sepang, Ferli Nurhadi, melalui Kepala Dusun (Kadus) I, Febra Ipandi, menuturkan peristiwa ambruknya bronjong di bantaran Sungai Lematang itu terjadi, Sabtu (08/10/21) sekitar malam, pada saat kawasan Desa Lubuk Sepang diguyuri hujan yang cukup tinggi. 

Ambruknya bronjong yang persis berada dirumah warganya itu. Dia menyebutkan, panjang ambruknya bronjong itu lebih kurang 25 meter dengan kedalaman 3 meter. 

"Mirisnya lagi tinggal berjarak 1 meter dari posisi ambruknya bronjong itu dari rumah warga. Takutnya jika tidak diantisipasi saat hujan turun deras lagi, maka dikhawatirkan ambruknya semakin melebar dan merobohkan rumah warga kita," ungkapnya.

Katanya, bahwa kejadian ini sudah dilaporkan kepada pemerintah kecamatan dengan menyerta dokumen-dokumen foto di lokasi ambruknya brongjong tersebut.

"Mudah-mudahan cepat diperbaiki oleh instansi terkait,  karena kalau tidak ditangani maka longsor dan roboh," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved