Breaking News:

Berita Palembang

Kejar Target Herd Immunity Awal 2022, Wakil Gubernur Mawardi Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya berharap jika seluruh masyarakat Sumsel, untuk mau dan tidak takut untuk melakukan vaksin.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/nisyah
Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, berharap jika seluruh masyarakat Sumsel, untuk mau dan tidak takut untuk melakukan vaksin. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum kembali diadakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Kali ini, Pemprov Sumsel menggandeng pihak PT HM Sampoerna Tbk, untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Grand Atyasa Convention Center Palembang, Kamis (11/11/2021).

Dari keterangan petugas kesehatan yang berjaga, kegiatan vaksin kali ini khusus untuk dosis pertama.

Kegiatan akan digelar dari pukul 08.00 wib hingga 16.00 wib.

"Bagi masyarakat yang mau vaksin dosis pertama hari ini, hanya perlu membawa krtu identitas diri saja (KTP)," ujarnya.

Dikesempatan yang sama, kegiatan Vaksin Covid-19 ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya.

Ditemui oleh awak media, Mawardi Yahya berharap jika seluruh masyarakat Sumsel untuk mau dan tidak takut untuk melakukan vaksin.

"Semua ini demi diri kita sendiri, serta keluarga, dan masyarakat banyak. Kalau kita sehat mudah-mudahan semua kegiatan dapat berjalan lancar," ujar Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, Kamis (11/11/2021).

Dirinya mengatakan jika Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki target menjadikan masyaakatnya sebagai masyarakat yang herd Imunity pada Januari 2022 mendatang.

"Hingga saat ini target baru mencapai 48 persen. Kita harapkan nanti Januari 2022 semua masyarakat kita sudah melakukan vaksinasi," ujarnya pada awak media.

Mawardi Yahya juga berharap jika masyarakat Sumsel memiliki kesadaran untuk mau melakukan vaksin.

"Jangan acuh tak acuh, seolah-olah Covid-19 ini sudah hilang. Jangan sampai mengendorkan protokol kesehatan," jelasnya.

Disinggung mengenai vaksin di Kota lebih banyak dibanding di daerah, Wagub Sumsel itu membantahnya.

"Tidak seperti itu. Hal itu tergantung dari permintaan dari daerah masing-masing. Jika ada permintaan maka kita pemerintah akan segera usahakan untuk mengirimkan vaksin tersebut," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved