Breaking News:

Dinas Pariwisata Berikan Syarat Wisatawan Datangi Pagaralam Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2021

Dinas Pariwisata Pagaralam telah meminta pelaku usaha wisata untuk dapat menyiapkan barcode aplikasi Peduli Lindungi di tiap tempat usaha wisata.   

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
sripoku.com/wawan
Salah satu pemandangan di kawasan Gunung Dempo Pagaralam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sebagai daerah tujuan wisata di Sumatera Selatan, Kota Pagaralam diprediksi akan banyak mendapatkan kunjungan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 mendatang.

Namun, karena massa pandemi Virus Corona (Covid-19) sampai saat ini belum usai, dipastikan akan ada regulasi atau aturan yang ditetapkan pemerintah untuk semua daerah yang menjadi kawasan tujuan wisata.

Hal itu sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di musim liburan.

Dinas Pariwisata Pagaralam telah meminta pelaku usaha wisata untuk dapat menyiapkan barcode aplikasi Peduli Lindungi di tiap tempat usaha wisata.   

Hal ini untuk memastikan jika wisatawan yang berkunjung ke Pagaralam sudah melakukan vaksin didaerahnya masing-masing. 

Kepala Dinas Pariwisata Pagaralam, Brilian Aristofani, mengatakan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat bahwa untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kawasan wisata maka setiap daerah wisata harus memberlakukan aturan adanya aplikasi Peduli Lindungi.

"Untuk wisata akhir tahun Natal dan Tahun Baru di Pagaralam, sesuai dengan kesepakatan bersama antara pemerintah Pusat, Provinsi dan daerah bersama Polri bahwa mengantisipasi penyebaran Covid-19 para pelaku usaha wisata wajib menyiapkan aplikasi peduli lindungi," ujarnya.

Kota Pagaralam menjadi tujuan wisata di Sumsel untuk itu diharapkan untuk seluruh pelaku usaha wisata di Pagaralam dapat menerapkan kepada semua tamu yang datang harus memiliki aplikasi Peduli Lindungi.

"Tamu wajib menunjukan aplikasi lindungi mereka hal ini untuk memastikan jika tamu yang datang sudah melakukan vaksinasi," katanya.

Kemungkinan nanti pihak Kepolisian Polres Pagaralam akan melakukan cek ke tiap usaha wisata.

Untuk aplikasi Peduli Lindungi. Jadi pelaku usaha wisata di Pagaralam harus menyiapkan barkode di masing-masing tempat usaha wisatanya.

"Sebagai contohnya di Palembang dan sejumlah Kota besar lainnya, bila kita ingin masuk ke lokasi tempat wisata atau mal, harus terlebih dahulu melakukan scan barcode untuk dapat mengetahui apakah kita sudah divaksin atau belum," jelasnya.

Sejauh ini sosialisasi penerapan aplikasi Peduli Lindungi di tiap tempat pelaku usaha wisata telah mulai dilakukan yang diwajibkan di setiap objek wisata, dan juga penginapan serta restoran-restoran di Kota Pagaralam.

"Teknisnya akan kita bahas lagi ke depannya. Kita perkirakan dalam minggu-minggu ini semua itu sudah selesai dan langsung action ke lapangan," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved