Breaking News:

Pertahankan Zona Hijau, Dinas-Dinas Pemkab Muba Lakukan Vaksin Keroyokan, Vaksinasi Capai 52 Persen

Percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus digencarkan dengan vaksinasi keroyokan

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Plt Bupati Muba Beni Hernedi bersama Kapolres Muba pada saat mendapatkan Penghargaan Terbaik II atas percepatan dan realisasi melaksanakan vaksin di Kabupaten Muba.  

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus digencarkan dengan vaksinasi keroyokan pada setiap dinas dan instansi di Kabupaten Muba.

Kini vaksinasi Kabupaten Muba  telah mencapai 52 persen diatas vaksin di Provinsi Sumsel yang baru 45 persen. 

"Jadi, modal kita di Muba ini adalah sinergi yang kuat. Realisasi vaksin harus secara keroyokan. Alhamdulillah Forkopimda di Muba sangat berjalan maksimal sehingga target vaksinasi di Muba sudah mencapi 52 persen,”kata Plt Bupati Muba Beni Hernedi, Selasa (9/11/21).

Menurutnya, untuk menyasar vaksin ke masyarakat di Muba menggunakan pola pendekatan dan edukasi yang intens. "Tentu pola-pola pendekatan ini bisa kita implementasikan dengan benar sehingga Covid-19 di Muba bisa diatasi," ujarnya.

Saat ini Muba terus memaksimalkan vaksin ke pelajar agar pada proses KBM tatap muka tidak menimbulkan lonjakan Covid-19. "Ini juga terus berjalan dengan dibantu Forkopimda di Muba," ulasnya. 

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel ini juga menambahkan, saat ini Muba tidak hanya konsen dengan penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 tetapi juga All out untuk memulihkan perekonomian daerah ditengah pandemi. 

"Kami berharap Muba tetap zero Covid-19 dan tetap bertahan di zona hijau sehingga aktifitas masyarakat tetap berjalan baik, dan tentunya selalu mentaati prokes Covid-19,"jelasnya. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru menuturkan, saat ini harus terus digencarkan keroyok vaksin. "Tentu koordinasi dan sinergi bersama Forkopimda akan memudahkan kerja keroyokan vaksin tersebut," urainya. 

Vaksin juga membuat untuk menambah kepercayaan diri agar terhindar dari penularan wabah Covid-19. "Kalau hingga November ini baru 45 persen sebaran vaksin di Sumsel, nah target kita di awal 2022 sebaran vaksin di Sumsel harus sudah mencapai 70 persen," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved