Breaking News:

Berita Muratara

Pembunuhan di Muratara, Ini Sosok Pria yang Tikam Seorang Warga Saat Pesta Malam di Desa Maur

Tersangka diringkus anggota Sat Reskrim Polres Muratara di Kelurahan Malus, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Minggu (7/11/2021).

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/rahmat
Buronan kasus pembunuhan di Muratara sudah berhasil ditangkap. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Berakhir sudah pelarian Rigen, warga Desa Maur, Kecamatan Rupit. Dia adalah tersangka kasus pembunuhan di Muratara, dimana korbannya adalah Herlan Erfandi alias Arpan yang tinggal di warga Desa Maur Baru.

Pembunuhan tersebut terjadi pada 17 Februari 2021 lalu di dalam perkampungan warga Desa Maur, Kecamatan Rupit

Tersangka diringkus anggota Sat Reskrim Polres Muratara di Kelurahan Malus, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Minggu (7/11/2021) kemarin.

"Kami mendapat informasi pelaku berada di salah satu rumah warga di daerah Malus," kata Wakapolres Muratara, Kompol Victor Eduard Tondais, didampingi Kasat Reskrim, AKP Tony Saputra, dalam konferensi pers di Mapolres Muratara, Senin (8/11/2021). 

Victor mengatakan saat petugas hendak melakukan penangkapan, tersangka mencoba melawan sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur.

Tersangka dikenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP junto pasal 340 KUHP dengan ancaman di atas 10 tahun penjara.

"Tersangka ini adalah resedivis kasus pembunuhan juga. Terkait apakah pembunuhan ini berencana atau tidak masih kami dalami," kata Victor. 

Victor menjelaskan pada waktu kejadian kala itu, tersangka menikam korban menggunakan pisau mengenai rusuk sebelah kiri korban. 

Keributan itu terjadi di dalam perkampungan warga Desa Maur, pada tanggal 17 Februari 2021 dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Kejadian tersebut berawal dari cekcok mulut antara keduanya di acara pesta malam atau organ tunggal di Kampung I Desa Maur, Kecamatan Rupit

"Pelaku meninggalkan acara (pesta malam) tersebut, selang beberapa waktu korban menghampiri pelaku, kemudian terjadilah peristiwa penganiayaan itu yang mengakibatkan korban meninggal dunia," jelas Victor.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved