Serie A

Mourinho Tak Sakti Lagi, Laga Lawan Genoa Bisa Jadi Penentuan The Special One Bersama Roma

Jose Mourinho bisa dikatakan sebagai sosok yang pantas mengemban tanggung jawab atas hasil-hasil buruk AS Roma belakangan ini.

Penulis: Refly Permana | Editor: Refly Permana
asroma.com
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho. 

SRIPOKU.COM - AS Roma semakin sulit menuai tiga poin akhir-akhir ini.

Menghadapi klub yang di atas kertas bisa dikalahkan, hasilnya berlawanan.

Jangankan satu poin, Lorenzo Pellegrini harus pulang dengan kepala tertunduk dari tim-tim yang secara kualitas jauh di bawah mereka.

Yang masih jelas di ingatan, saat mereka dibantai Bodo/Glimt di kompetisi Liga Konferensi Eropa.

Mirisnya, mereka bahkan tak sanggup membalas kekalahan tersebut saat gantian menjadi tuan rumah karena ditahan imbang.

Sementara di Serie A 2021/2022, klub asal kota Roma sudah menuai lima kekalahan, dimana dua kekalahan didapat dari dua laga terakhir.

Dua dari lima kekalahan itu didapat dari tim yang kualitasnya di bawah Roma, yakni Verona dan Venezia.

Atas hasil minor ini, Roma yang sebelumnya bisa nangkring di papan atas kini terancam masuk ke papan tengah.

Mereka kini tertinggal 13 poin dari Napoli yang sementara berada di peringkat teratas.

Jose Mourinho bisa dikatakan sebagai sosok yang pantas mengemban tanggung jawab atas hasil-hasil buruk ini.

Pria Portugal yang resmi jadi pelatih Roma sebelum musim ini beberapa kali melakukan rotasi pemain di timnya.

Saat dibantai Bodo/Glimt, pelatih berjuluk The Special One memainkan hampir separuh pemain lapis kedua.

Alasannya seusai laga, ia kepingin memberi jam bermain kepada para pemain yang jarang tampil.

Sementara untuk para pemain yang jam bermainnya sudah banyak, diberi rehat sejenak.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved