Breaking News:

PT Semen Baturaja Raup Laba Bersih Rp 16,62 Miliar, Optimis Capai Target Akhir Tahun 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) mencetak kinerja positif dengan membukukan laba bersih Rp 16,62 miliar per kuartal III-2021.

Editor: Azwir Ahmad
istimewa
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Jika periode sembilan bulan pertama 2020, membukukan kerugian hingga Rp 112,60 miliar, pada periode Januari-September 2021 PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) mencetak kinerja positif dengan membukukan laba bersih Rp 16,62 miliar per kuartal III-2021.

Keberhasilan emiten semen pelat merah ini mencetak laba bersih tersebut dibarengi pula dengan kenaikan pendapatan.

SMBR mencetak pendapatan senilai Rp 1,21 triliun, naik 5,47% dari realisasi pendapatan per akhir kuartal III-2020 sebesar Rp 1,15 triliun.

Kinerja yang membaik diraih SMBR terjadi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sudah mulai terkendali. Dimana proyek pemerintah maupun proyek swasta sudah mulai bergerak.

Pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur terus berjalan sejalan dengan perekonomian Indonesia yang mengalami pertumbuhan di seluruh sektor usaha.

“Tahun lalu kami mencatatkan kerugian karena pandemi Covid-19, namun manajemen berhasil mencatatkan kinerja positif di Triwulan III/2021.” ujar Mukhamad Saifudin Direktur Pemasaran SMBR, Jumat (5/11/2021).

Emiten yang berbasis di Sumatra Selatan ini mencatatkan realisasi volume penjualan hingga September 2021 sebesar 1,34 juta ton atau tumbuh 5% secara year-on-year (yoy). Penjualan semen bungkus (sak) masih menjadi penyumbang terbesar kenaikan penjualan pada periode ini senilai Rp 1,04 triliun atau naik 3,15% (yoy).

SMBR masih menjadi market leader di wilayah Sumatra Selatan dengan pangsa pasar (market share) sebesar 53%, naik 1% berbanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun kinerja positif ini selaras dengan langkah Semen Batubara menjalankan strategi efisiensi, seperti pengoptimalan penggunaan batu bara berkalori rendah sebagai bahan bakar yang paling ekonomis, melakukan efisiensi biaya penjualan, optimalisasi penggunaan bahan baku dan energi alternatif serta optimalisasi armada kapasitas besar.

Dengan strategi tersebut terbukti, SMBR mampu menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp 651,6 miliar atau turun 7,10%. Beban penjualan pun menurun sebesar 1,18% menjadi Rp 234,14 miliar dan beban umum dan administrasi tercatat turun 8,08% menjadi Rp 170,84 miliar.

Optimis Capai Target

Manajemen meyakini mampu mencapai target hingga akhir tahun 2021 ini karena kondisi pandemi Covid-19 sudah mulai terkendali.

Bersamaan dengan itu proyek pemerintah maupun swasta pun sudah mulai bergerak yang ditargetkan akan terus berlanjut, seperti proyek infrastruktur jalan ruas Tol Trans Sumatra dan proyek-proyek infrastruktur strategis lainnya di wilayah Sumatra Selatan.

“Optimis menjadi kunci bahwa perusahaan mampu memberikan hasil dan mencatatkan kinerja terbaiknya di tahun 2021,” pungkas Saifudin. Adapun SMBR menargetkan penjualan semen sebanyak 2.189.534 ton pada tahun ini atau meningkat 11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Artikel ini telah tayang di KOntan.co.id dengan judul https://industri.kontan.co.id/news/covid-19-terkendali-kinerja-semen-baturaja-smbr-makin-moncer

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved