Hadapi Pemilu Serentak 2024, KPU Palembang Rekrut Kader Pelopor Demokrasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang rekrut kader pelopor demokrasi guna menghadapi pesta demokrasi Pemilu 2024.

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
sosialisasi dan pelatihan kader demokrasi di kantor KPU Palembang 

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menyiapkan kader pelopor demokrasi, guna menyongsong pelaksanaan Pemilu serentak 2024.

Komisioner KPU kota Palembang Kurniawan SE mengatakan, jajarannya menargetkan ada sekitar 400 orang kader demokrasi di kota Palembang yang akan direkrut secara berkelanjutan, dengan delapan sesi. 

"Tujuan kegiatan kita mencoba gali potensi bagi rekan- rekan pemilih pemula, dalam pengembangan demokrasi di kota Palembang. Sehingga pada pemilu 2024 kita memiliki kader memumpuni," kata Kurniawan di sela-sela sosialisasi dan pelatihan kader demokrasi di kantor KPU Palembang, Jumat (5/11/2021).

Dimana dijelaskan Kurniawan, nantinya para kader demokrasi itu tidak menutup kemungkinan bisa diperdayakan saat penyelenggaraan pemilu 2024, namun yang terpenting mereka bisa mensosialisasikan untuk pendidikan politik bagi masyarakat luas. 

"Mereka bisa sebagai penyelenggara paling bawah, baik KPPS, PPS maupun PPK," tuturnya, seraya kegiatan itu dibantu pihak Pemkot Palembang dalam hal ini Kesbangpol. 

Ditambahkan Kurniawan, jika berkaca pada pelaksanaan pemilu 2019 lalu, ia menuturkan jika terkait pelaksaaaan diakuinya masih banyak kekurangan, sehingga adanya kader sebagai penyelenggara pemilu dipaling bawah seperti itu bisa meminimalisir kekurangan yang ada. 

"Sehingga mereka bisa dijadikan sebagai penyambung lidah, terkait penyampaian kebijakan yang dilakukan KPU, yang akan disampaikan ke masyarakat. Memang mekanisme penyelanggaraan 2019 dan 2024 hamopir sama, tapi kita mencoba mencari lagi kader- kader yang bukan hanya rata- rata diusia 40 keatas,  tapi memang yang energik," tuturnya. 

Mengingat pada 2024 akan banyak aplikasi  yang dilakukan kawan level bawah, mulai aplikasi Sirekap dan sebagainya, ataupun penggunaan teknologi. 

"Kita berharap juga kawan- kawan yang berada dibawah, yang sudah melek teknologi  itu yang paling penting, karena kita tidak boleh menutup diri mengingat pemilu 2024 sesuai arahan dan sudah pernah diaplikasikan KPU RI di pilkada 2020, penggunaan apliksi Sirekap dan sdbagainya sangat menunjang dalam proses demokrasi,"katanya.

Sekedar informasi, pada 2024 mendatang terdapat Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) dilakukan di waktu yang sama, sedangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan di bulan yang berbeda namun tetap ditahun yang sama.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved