Berita Selebriti

Lama tak Terekspose, Iwan Fals Bagi Kabar Buruk, Terlibat Kasus Pencemaran Nama Baik

Iwan Fals berjalan santai masuk ke dalam, dan melambaikan tangga ke awak media. "Saya masuk dulu ya ke dalam," kata Iwan Fals. Iwan Fals mengatakan

Penulis: Monalia Aninda Aryani | Editor: Fadhila Rahma
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Iwan Fals saat tiba di SPKT Polda Metro Jaya yang diduga terkait laporannya atas tindakan pencemaran nama baik melalui media elektronik, Kamis (4/11/2021) 

SRIPOKU.COM - Penyanyi dan musisi senior Indonesia, Iwan Fals, melaporkan seseorang atas pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, Kamis (4/11/2021)

Iwan Fals mendatangi Polda Metro Jaya ditemani oleh keluarganya beserta 4 pengacara.

Ia tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.5O WIB mengenakan kaos Poloshirt hitam.

Ia masih belum ingin berbicara dengan awak media saat masuk ke SPKT Polda Metro Jaya.

Iwan Fals berjalan santai masuk ke dalam, dan melambaikan tangga ke awak media.

"Saya masuk dulu ya ke dalam," kata Iwan Fals

Seraya masuk ke dalam juga, Iwan Falls bahwa akan menjelaskan nanti.

"Nanti ya," lanjut Iwan Fals.

Diketahui Iwan Fals beberapa waktu lalu akan melaporkan kasus pencemaran nama baik dan UU ITE.

Laporan itu berkaitan dengan permasalahan dengan rekan Iwan Fals sesama pendiri ormas OI (Orang Indonesia).

Baca juga: Profil Iwan Fals, Musisi Berani yang Sempat Ditahan Gara-gara Nyanyikan Lirik Lagu Demokrasi

Iwan Fals

Sebelum terkenal, Iwan Fals sempat merasakan asam kehidupan lantaran harus mengamen di berbagai tempat.

Kini berkat usahanya yang gigih itu, Iwan Fals masuk menjadi salah satu musisi kenamaan tanah air.

Ia dikenal dengan lagu-lagu baladanya yang menuturkan realitas keseharian.

Tak jarang lagu-lagu Iwan Fals juga memiliki lirik yang berisi kritikan sosial.

Terbukti, penyanyi yang selalu memainkan gitar ini memotret kehidupan dan sosial-budaya di akhir tahun 1970-an hingga sekarang.

Banyak hal yang jadi tema lagunya misalnya kritik atas DPR yang dituangkan dalam lagu Wakil Rakyat, nasib guru dalam Oemar Bakrie, tema dunia malam seperti Lonteku, bencana seperti Ethopia, sampai untuk tokoh seperti Hatta.

Begitu kerasnya kritik lawn sempat membuatnya ‘diawasi’ oleh Rezim Orde Baru. Apalagi banyak lagunya yang dinilai menohok langsung pada pemerintah. Meski demikian Iwan tetap eksis dan memiliki pendukung fanatik di kaum “akar rumput”.

Bahkan pendukung Iwan ini kemudian mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi.

Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang Oi dapat ditemui setiap penjuru Nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara.

Iwan Fals - Kumenanti Seorang Kekasih
Iwan Fals - Kumenanti Seorang Kekasih (Instagram @iwanfals)

Baca juga: Bercucuran Air Mata, Ashanty Peluk Aurel & Atta Halilintar, tak Henti Ucap Terimakasih dan Syukur

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved