Berita Muaraenim

Seorang Pemuda Asal Lampung Meregang Nyawa di Sungai Enim, tak Muncul Gara-gara Selamatkan Dompet

Namun setelah ditunggu beberapa menit oleh rekan kerjanya korban tidak kunjung muncul kembali ke permukaan sungai Enim.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Welly Hadinata
ilustrasi
ilustrasi dompet 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Naas sekali nasib NS (20) warga Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Korban tewas tenggelam karena spontan menyelamatkan dompetnya yang jatuh ke dalam Sungai Enim, di jembatan PT KAI, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (30/10/2021).

Dari informasi yang berhasil dihimpun kejadian tersebut berawal korban bersama rekan-rekannya sekitar pukul 14.00 sedang bekerja menyelesaikan Proyek Pembuatan Jembatan PT. KAI tepatnya di sebelah Jembatan Enim I, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Ketika sedang bekerja, tiba-tiba dompet korban terjatuh ke sungai Enim. Mengetahui hal tersebut korban yang diduga tidak bisa berenang secara spontan langsung terjun ke sungai Enim dengan masih menggunakan pakaian kerja lengkap dengan sepatu Safety untuk mengambil dompet tersebut.

Namun setelah ditunggu beberapa menit oleh rekan kerjanya korban tidak kunjung muncul kembali ke permukaan sungai Enim.

Melihat hal tersebut rekan-rekannya khawatir dan langsung mencoba melakukan pencarian terhadap korban yang dibantu warga sekitar.

Setelah beberapa jam melakukan pencarian akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 17.00 sudah meninggal dunia, dan langsung dibawa ke RSUD Rabaian untuk divisum dan dibawa ke kanpung halamannya.

Ketika dikonfirmasi ke Hasbi humas PT KAMP yang merupakan anak perusahaan PT KAI, membenarkan adanya kejadian tersebut, namun karyawan yang meninggal tersebut bukan karyawan PT KAMP tetapi karyawan PT BKR yang merupakan subkon PT KAMP.

Saat ini, korban  sudah dibawa ke RS Rabain Muara Enim dan telah dibawa ke daerah asalnya yakni Lampung. 

"Pagi tadi telah dimakamkan diikuti oleh tim BKR dan KAPM di pemakaman. Dan pada hari Senin PT BKR & PT KAPM akan bertemu dengan pihak BPJSTK untuk membantu pengurusan hak-hak Korban dimana PT KAPM telah mendaftarkan seluruh pekerja di proyek Jembatan tersebut dengan BPJS TK Konstruksi," jelasnya.

Selain itu, lanjut Hasbi, setelah pemakaman PT BKR dan PT KAPM telah memberikan santunan duka yang diterima oleh pihak keluarga disaksikan oleh Kades dan Masyarakat setempat.

Atas kejadian ini pihak keluarga sangat berterima kasih atas perhatian PT BKR dan PT KAPM selama korban bekerja di proyek jembatan tersebut dan pihak keluarga telah menerima atas kepergian korban dan menganggap permasalahan ini selesai secara baik-baik.

Ketika di konfirmasi ke Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar didampingi Kasubag Humas Iptu Situmorang, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dan saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke kampung halamannya di Lampung, sedangkan Reskrim sedang memeriksa saksi-saksi untuk pemberkasan lebih lanjut.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved