Breaking News:

Berita Palembang

Pria di Palembang Ini Jadi Otak Penjualan Bayinya Sendiri, Uangnya untuk Beli Sabu dan Judi Online

Penyidik PPA kemudian mendalami betul alur ceritanya, sampai terjadinya penjualan bayi. Dan Alhamdulillah akhirnya terbongkar cerita yang sebenarnya

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Bobi dan Anita, tersangka otak penjualan bayinya sendiri diamankan di Polrestabes Palembang, Sabtu (30/10/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Reskrim Polrestabes Palembang, Opsnal Unit Ranmor dan Unit PPA berhasil mengungkap kasus perdagangan atau penjualan anak (bayi) .

Setelah mengamankan 4 pelaku yakni Anita (25) ibu korban S (1,5 bulan), Nazori alias Gatot (37), Rohimah (47) mama Putri, dan Putri Anggraini (27), kini ikut diamankan pula Bobi (26) bapak korban.

Penangkapan Bobi ini dari hasil penyelidikan dan pengembangan Sat Reskrim.

Bobi yang merupakan warga Jalan Kemang Manis, Lorong Sepakat, Gang Salak, Kelurahan Kemang Manis, Kecamatan IB II Palembang ini bahkan merupakan otak pelaku dari penjualan anaknya sendiri.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan setelah dirilis oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto.

Saat rilis, Kapolda meminta untuk mendalami perkara ini sampai tuntas.

"Penyidik PPA kemudian mendalami betul alur ceritanya sampai terjadinya penjualan bayi. Dan Alhamdulillah akhirnya terbongkar cerita yang sebenarnya," ungkap Kompol Tri Wahyudi, kepada Sripoku.com, Sabtu (30/10/2021).

Lebih lanjut Tri mengatakan bahwa suami atau bapak bayi, Bobi ini mengetahui dari awal dan ikut dalam menjual bayinya.

"Jadi awalnya ibu dan bapak bayi, Anita dan Bobi ini melalui perantara Rozali alias Ujuk Sali (DPO), menemui Gatot yang juga perantara Putri dan Rohimah, dan mereka awal deal harga bayi dijual seharga Rp 10 juta," jelasnya.

Namun saat itu tidak terjadi kesepakatan harga Rp 10 juta karena Gatot meminta bayar Rp 7 juta namun Bobi tidak mau.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved