Breaking News:

Virus Corona

Bujuk Petani Hutan untuk Vaksin dengan Cara Memberi Hadiah Bibit Tanaman Buah seperti Bibit Jengkol

Vaksinasi yang difasilitasi Dinas Kesehatan Sumsel dilakukan 500 terhadap petani hutan yang berada di Banyuasin dan masyarakat sekitar. 

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Seorang peserta vaksinasi mendapatkan hadiah bibit tanaman seusai disuntik vaksin di kantor UPTD KPH Wilayah III Palembang-Banyuasin Jalan Letnan Yasin Palembang, Sabtu (30/10/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Wilayah III Palembang-Banyuasin, punya cara unik untuk membujuk para petani dan masyarakat agar mau disuntik vaksin Covid-19.

Para masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi di kantor UPTD KPH Wilayah III Palembang-Banyuasin di Jalan Letnan Yasin Palembang, Sabtu (30/10/2021) akan mendapatkan hadiah berupa bibit tanaman buah. 

Kepala UPTD KPH Palembang-Banyuasin, Ocsar Devi Presta mengatakan vaksinasi yang difasilitasi Dinas Kesehatan Sumsel dilakukan 500 terhadap petani hutan yang berada di Banyuasin dan masyarakat sekitar.  

Setelah disuntik vaksin, pihaknya juga membagikan bibit tanaman buah-buahan sebagai bentuk edukasi menanam di rumah untuk meningkatkan oksigen bagi kesehatan masyarakat. 

"Saat ini sudah ada 250 petani hutan yang mendaftar untuk vaksin. Mereka yang sudah divaksin kami kasih bibit buah seperti sirsak, duren, salam dan jengkol ini juga bentuk edukasi kami," katanya seusai memantau proses vaksinasi. 

Ia menjelaskan, agar para petani mau divaksinasi pihaknya juga akan melakukan sistem jemput bola dengan membawa nakes mendatangi langsung lokasi hutan untuk memberikan vaksinasi.

Hal ini dilakukan agar vaksinasi dapat menyasar ke seluruh masyarakat di Sumsel khususnya mereka yang berpofesi sebagai petani di hutan. 

"Kita terus meyakinkan kepada para petani agar mereka mau divaksin. Hal ini kita lakukan agar terciptanya kekebalan komunal di kelompok petani," jelas Oscar. 

Oscar mengaku, sebelum menggelar vaksinasi ini pihaknya juga terlebih dahulu mengedukasi para petani hutan agar mau divaksin.

Mengingat kawasan hutan merupakan daerah yang bersih bahkan udara yang masih asri. 

"Walau masyarakat di hutan udara masih sejuk tapi mereka pasti bersosialisasi ke luar kawasan hutan makanya di imbauan untuk vaksin," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved