Breaking News:

OJK KR7 Sumbagsel Gelar Webinar, Bekali UMKM Literasikan Tantangan dan Peluang Digitalisasi

OJK KR7 Sumbagsel Gelar Webinar Bekali UMKM Literasikan Tantangan dan Peluang Digitalisasi

Editor: Welly Hadinata
IST
OJK KR7 Sumbagsel Gelar Webinar, Bekali UMKM Literasikan Tantangan dan Peluang Digitalisasi 

SRIPOKU.COM -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Industri Jasa Keuangan kembali menggelar kegiatan Tahunan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) secara terintegrasi, masif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Kegiatan ini diadakan dari tanggal 1 - 31 Oktober 2021 bertema “Inklusi Keuangan Untuk Semua,
Bangkitkan Ekonomi Bangsa”.

Dalam rangka kegiatan rutin tahunan tersebut, OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan juga ikut menggelar berbagai kegiatan yang tentunya bertujuan untuk memberikan edukasi dan literasi kepada berbagai lapisan masyarakat tentang produk dan layanan jasa keuangan.

Dalam rangkaian kegiatan BIK 2021, OJK KR7 Sumbagsel menggelar webinar series literasi keuangan
secara berkala di setiap minggunya, mengenai produk dan layanan jasa keuangan di bidang Perbankan,
Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non Bank.

Selain itu, BIK KR 7 juga disemarakkan dengan kampanye edukasi melalui kompetisi Mewarnai KEJAR “Satu Rekening, Satu Pelajar” yang diikuti oleh anak – anak tingkat PAUD dan SD pada tanggal 22 Oktober secara virtual. Kompetisi mewarnai ini bertujuan untuk mengenalkan produk keuangan berupa tabungan, sehingga sehingga anak- anak pada usia belia ini sudah dapat mengenal dasar dari berbagai macam bentuk produk keuangan dan diajarkan budaya menabung sejak dini.

Adapula Kompetisi “Video Bulan Inklusi Keuangan” yang diikuti oleh berbagai kalangan tingkat sekolah s.d mahasiswa, yang mengusung kampanye produk dengan tema “Ayo Ke Bank, Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi Reksadana, Maju Berkat Pembiayaan, Mari Berasuransi, Yuk Siapkan Pensiun, dan Ayo Menabung Emas”. Kompetisi video tersebut membuat peserta untuk berkreasi dalam membuat konten tentang berbagai macam produk jasa keuangan. Pemenang dari kedua kompetisi tersebut tentunya merupakan pilihan terbaik dari penilaian juri, baik juri internal maupun juri eksternal yang memiliki kompetensi di bidang nya masing – masing. Adapun pemenang
kedua kompetisi tersebut juga telah diumumkan pada akhir acara puncak Bulan Inklusi Keuangan OJK KR
7 Sumbagsel pada hari kamis, 28 Oktober 2021 dengan tema webinar “Tantangan UMKM ditengah
Pusaran Digitalisasi”.

Webinar Puncak BIK yang digelar oleh OJK KR 7 Sumbagsel ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif Bpk Sandiaga Uno, Gubernur Sumatera selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi
& UKM Provinsi Sumsel Bpk Ir. Amiruddin. MSI, Kepala OJK KR7 Sumbagsel Bpk Untung Nugroho, Vice
President Bank Mandiri Region2 Sumatera2 Bpk Iwan Tri Imawan, Seorang perencana keuangan Bpk
Safir Senduk dan dari pelaku UMKM diwakili oleh Ibu Yus Elisa Bunda Rayya, dan dimoderatori oleh
Andromeda Mercury, seorang Presenter TV Nasional.

Dalam webinar ini para narasumber menjelaskan pentingnya Pelaku UMKM saat ini untuk meningkatkan
pemahaman digital agar usaha yang dijalankan dapat seiring berjalan dengan meningkatnya
perkembangan digitalisasi di berbagai sektor. Saat ini beberapa aplikasi keuangan yang berbasis digital
semakin menjamur, berbagai macam aplikasi keuangan tersebut ada yang terdaftar di OJK ada juga yang
tidak terdaftar yang seringkali membuat masyarakat terjebak. Kepala OJK KR7 Sumatera Bagian Selatan

Bpk Untung Nugroho menyampaikan bahwa masyarakat harus dapat antara Literasi dan Inklusi,
seberapa banyak pemahaman tentang produk jasa keuangan ini disebutkan sebagai “Literasi” dan
banyaknya penggunaan jasa keuangan ini disebut “Inklusi”.

Lebih lanjut, Untung mengatakan masyarakat cenderung lebih dulu menggunakan produk jasa keuangan sebelum mengetahui lebih dalam tentang produk layanan tsb, sehingga di kemudian hari terjadi hal yang tidak diinginkan, masyarakat baru ingin meningkatkan Literasinya terhadap Produk layanan jasa keuangan tersebut. Inilah yang
menjadi kekhawatiran, sehingga setiap tahunnya OJK menggelar sosialisasi edukasi dan kampanye
edukasi selama satu bulan di bulan Oktober sebagai Bulan Inklusi Keuangan.

Vice President Bank mandiri region2 Sumatera2, Iwan Tri Imawan menambahkan di tengah behavior
transaksi konsumen saat ini mulai memasuki era digital, seperti melakukan berbagai kegiatan secara
virtual baik bekerja, belajar, melakukan aktifitas perbankan tanpa menggunakan uang tunai (cashless
society), online shopping, dan belanja dengan metode delivery take away. Berbagai kegiatan tersebut
bukanlah sebuah keburukan melainkan Capturing Opportunity, dimana terdapat peluang yang harus
dimanfaatkan sebaik mungkin dengan adaptasi terhadap behavior baru tsb, secepat mungkin bereaksi
terhadap peluang baru, dan melakukan akselerasi melalui inovasi dan teknologi baru yang harus
dimanfaatkan oleh pelaku UMKM ditengah Pusaran Digitalisasi tersebut.

Tak kalah penting, pada bagian akhir webinar, safir senduk yaitu seorang perencana keuangan juga
membagikan tips bagi pelaku UMKM dengan 5 hal yang harus dilakukan, yang pertama harus memiliki
system akuntansi didalam bisnis yang dijalankan, pisahkan orang yang mengerjakan pekerjaan kasir
maupun pekerjaan akuntansi, yang kedua siapkan rekening khusus bisnis dan jangan gabung rekening
untuk keperluan pribadi dengan keperluan bisnis, yang ketiga evaluasi pengeluaran dan rencana
pembelian, keempat miliki dana tunai untuk darurat (emergency fund), dan yang terakhir jaga jadwal
pembayaran seperti pembayaran ke berbagai supplier dengan cara pembayaran yang seperti apa dan
juga skema pembayaran yang beraneka ragam. Pesan akhir dari safir senduk kepada peserta webinar
dan seluruh pelaku UMKM “siapa yang bisa menjaga cashflow bisnisnya dengan baik, maka dia bisa
mempertahankan bisnisnya dengan baik” tutup Safir.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved