Breaking News:

Berita Prabumulih

Wanita Mantan Pejabat di Prabumulih Tertunduk Lesu, Dijebloskan ke Penjara Korupsi Honor Tim Medis

Sebelum dilakukan penahanan, NM terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan hingga 3 jam oleh tim penyidik termasuk pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Edison
Petugas kejaksaan negeri Prabumulih ketika menggiring tersangka NM ke rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Seorang wanita yang merupakan mantan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih inisial NM, kini  ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih dengan kasus dugaan korupsi fiktif Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun Anggaran 2017.

Tersangka yang menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam penggunaan dana BOK senilai Rp 141 juta itu dititip di tahanan Rutan Kelas IIB Prabumulih.

Sebelum dilakukan penahanan, NM terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan hingga 3 jam oleh tim penyidik termasuk pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

Selanjutnya, dengan mengenakan rompi pink tersangka digiring petugas dari ruangan seksi pidana khusus menuju mobil dan dibawa ke Rutan Prabumulih.

Kepala Kejari Prabumulih, Taufik Gunawan SH MH didampingi Kasi Pidsus Wan Susilo SH MH dan Kasi Intelijen, Anjasra Karya SH mengatakan tersangka NM ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Prabumulih.

"Penahanan terhadap tersangka dilakukan guna mempermudah proses penyidikan. Selain itu agar tersangka tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," ungkap Kasi Intel, Anjasra Karya SH dalam press release yang digelar di Kejari Prabumulih, pada Rabu (27/10/2021).

Anjas menjelaskan, adapun kasus itu bermula ketika pada tahun 2017 silam Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat berupa Home Visit yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas-Puskesmas yang ada di kota Prabumulih.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

"Dalam kegiatan itu, petugas medis datang ke rumah warga untuk melakukan pengobatan, penyuluhan. Nilai anggaran kegiatan itu sebesar Rp 141 juta yang bersumber dari APBD Pemkot Prabumulih tahun 2017," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved