Breaking News:

Mau Dimakamkan, Pencuri Ini Ternyata Masih Hidup, Warga Masuk ke Liang Lahat Habisi Pelaku

kemudian ada pelaku dengan inisial S langsung masuk ke dalam lubang dan menghabisi Maman,"

Editor: Yandi Triansyah
(KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG)
Kapolres Garut bersama Kasatreskrim menunjukan senjata tajam yang digunakan para tersangka untuk menganiaya Maman hingga tewas setelah kepergok akan membongkar gudang sayuran milik warga, Selasa (26/10/2021)(KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG) 

SRIPOKU.COM - Total ada 14 warga di Desa Sindangsari, Kecamatan Ciledug, Garut, Jawa Barat ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus penganiayaan.

Pelaku Maman yang diduga akan hendak mencuri alat-alat pertanian di desa tersebut tewas, Selasa (12/10/2021).

Kini 14 tersangka itu dijerat polisi dengan pasal berlapis.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Wicaksono.

Menurut dia, pasal yang akan menjerat para pelaku pembunuhan berencana tersebut dengan hukuman seumur hidup hingga pasal-pasal lainnya menyangkut pembunuhan.

"Ada pasal pembunuhan berencana pasal 340 dengan ancaman hukuman seumur hidup, pasal 340 tentang pembunuhan ancaman hukuman 15 tahun, pasal 170 ayat 2 dengan ancaman hukuman 12 tahun dan pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," kata Wirdhanto kepada wartawan, Selasa (26/10/2021) di Mapolres Garut.

Tapi kata Wirdhanto, dari 14 tersangka itu akan dijerat dengan pasal sesuai dengan perannya masing-masing.

"Pasal akan kami sesuaikan dengan peran masing-masing. Ada yang ancaman hukumannya maksimal seumur hidup," kata dia.

Salah satu pelaku yang dijerat Pasal 340 yakni berinisial S, ia dijerat pasal tersebut karena menghabisi nyawa korban.

Saat para tersangka hendak mengubur jasad korban di kaki Gunung Cikuray, Garut, ternyata Maman masih hidup.
Melihat itu, tersangka S kemudian masuk ke dalam lubang kubur dan menghabisi nyawa Maman dengan menggunakan senjata tajam.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved