Tahun Ini Ada 1204 Mahasiswa PGRI Diwisuda, Rektor: Sudah Kami Bekali Skill untuk Jadi Enterpreneuer

Tahun ini, ada sekitar 1.204 mahasiswa Universitas PGRI Palembang yang telah diwisuda. Mereka diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Rektor Universitas PGRI Palembang, DR H Bukman Lian MM MSi CIQaR. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliah

PALEMBANG, SRIPOKU. COM - Tantangan para lulusan sarjana di masa pandemi semakin berat. Karenanya mutu Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus semakin ditingkatkan. 

Rektor Universitas PGRI Palembang, DR H Bukman Lian MM MSi CIQaR, menekankan kepada lulusan Universitas PGRI untuk bisa beradaptasi dengan situasi dan kondisi saat ini. 

Lulusan sarjana harus bisa semakin maju dengan membuka lapangan pekerjaan, misalnya menjadi enterpreuner muda. 

Karenanya, para lulusan PGRI telah dibekali dengan skill yang mumpuni untuk terjun di lingkungan kerja. 

"Kita sudah punya pusat bisnis terpadu yang menjadi sarana untuk mahasiswa kita serta dukungan kualitas dosen yang terbaik sehingga mereka mempunyai bekal ilmu untuk siap menjadi entrepreneur," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Sripoku.com Selasa (26/10/2021). 

Tahun ini, ada sekitar 1.204 mahasiswa yang telah diwisuda.

Diantaranya, mahasiswa Pascasarjana 167 orang, FKIP 809 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 158 orang, Fakultas Teknik 22 orang, SAINTEK 20 orang, Fakultas Perikanan dan Kelautan 28 orang.

Bukman mengatakan, baru-baru ini Universitas PGRI Palembang telah mendapat empat penghargaan pada saat Rakor Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDikti wilayah II di Bandar Lampung. 

Yakni, peringkat pertama perguruan tinggi berdasarkan jumlah Dana Hibah program kreativitas mahasiswa terbanyak tahun 2021.

Peringkat pertama perguruan tinggi berdasarkan jumlah judul hibah program kreativitas mahasiswa terbanyak 2021. Peringkat ketiga perguruan tinggi berdasarkan pengembangan karir dosen tahun 2021.

Peringkat keempat perguruan tinggi berdasarkan jumlah jurnal terbanyak di SINTA.

"Kita kedepan harus lebih kerja keras lagi untuk melakukan inovasi dan perubahan ke arah yang lebih baik," katanya.

Khusus semester ganjil ini telah melaksanakan pertukaran mahasiswa dalam penerapan kampus merdeka di perguruan tinggi lain seperti UNCP (Cokroaminoto Palopo), Universitas Muslim Indonesia, Universitas Taduloko, Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Islam Makassar, Universitas Negeri Makassar, Universitas Bosowa, dan Universitas Negeri Manado. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved