Berita Empatlawang

WAKAPOLRES Kompol Hendri Pimpin Penggrebekan Rumah Bandar, Polisi Pangkat Briptu Ikut Diamankan

RG merupakan seorang terduga bandar narkoba, sedangkan RE merupakan seorang kurir, keduanya diamankan di Desa Suka Kaya, Sabtu (23/10/2021).

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Sahri Romadhon
Rilis penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan kepemilikan senjata api di Mapolres Empat Lawang, Senin (25/10/2021). 

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG - RG (30) dan RE (23) hanya bisa tertunduk lesu saat digiring oleh Sat Narkoba Polres Empat Lawang, Senin (25/10/2021) siang.

RG merupakan seorang terduga bandar narkoba, sedangkan RE merupakan seorang kurir, keduanya diamankan di Desa Suka Kaya, Sabtu (23/10/2021).

Dari keduanya diamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 2,89 gram, uang sebelas juta lima ratus, satu unit senjata api jenis revolver, handphone dan seperangkat alat hisap sabu.

Adapun pada proses penggerebekan di Desa Suka Kaya, petugas yang dipimpin Wakapolres dan Kasatres Narkoba Polres Empat Lawang mengamankan lima orang tersangka.

"Penangkapan dilakukan pada sabtu 23 oktober, disana diamankan lima orang tersangka, dimana sejauh ini telah ditetapkan dua tersangka sedangkan tiga orang lainnya masih berstatus sebagai saksi," kata Wakapolres Empat Lawang, Kompol Hendri S.H, yang didampingi Kasatres Narkoba Empat Lawang AKP Joni Pajri.

Dari pengakuan Rudi Gunawan dan Rizal Efendi keduanya telah menjalankan bisnis haram ini selama kurang lebih dua bulan.

"Sudah dua bulanan kami beroperasi kadang juga minus uangnya," Kata Rudi Gunawan. 

Terpisah Kanit Lidik II Satres Narkoba Empat Lawang, Aiptu Kaprizal Zabidi menyampaikan dari tiga orang yang berstatus sebagai saksi, satu diantaranya adalah seorang oknum anggota Polri.

"Tiga orang lainnya termasuk oknum anggota Polres Empat Lawang berinisial Briptu AZ berstatus sebagai saksi, yang bersangkutan positif menggunakan narkoba jenis sabu, dimana saat ini telah diserahkan ke Propam Polres Empat Lawang," Katanya.

Adapun kedua tersangka yang telah ditetapkan terancam hukuman seumur hidup, Pasal 112 (1) & 114 (1) UU. No. 35 Tahun 2009.(Sahri/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved