Breaking News:

Menyusuri Jalur Hijau Kota Palembang

Ibukota kerajaan Sriwijaya ygbesar dengan taman-taman asri seperti dituliskan pada prasasti Talang Tuwo 23 Maret 684 M oleh Dapunta Hyang Srijayanaga

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Dr. Ir.Lidwina Ninik S.M.Si Pemerhati taman kota di Palembang. 

Oleh : Dr. Ir.Lidwina Ninik S.M.Si
Pemerhati taman kota di Palembang.

Venesia dari Timur –sebutan untuk Kota Palembang, dikelilingi oleh 100 anak sungai yang melintas dan mengalir dalam kota.

Ibukota kerajaan Sriwijaya yang besar dengan taman-taman asri seperti dituliskan pada prasasti Talang Tuwo 23 Maret 684 M oleh Dapunta Hyang Srijayanaga.

Taman yang ditumbuhi beragam tanaman ramah rawa untuk kemakmuran rakyat, rasanya hati ini berandai betapa indahnya ini akan kembali terwujud.

Ditambah lagi jika dapat menyusuri sungai-sungai ini, tak dapat dibayangkan.

Perkembangan kota Palembang sebagai pusat pertumbuhan dan perubahan kegiatan ekonomi, sosial, budaya, politik, hukum, pertahanan keamanan menempati kedudukan yang sangat strategis dalam kancah nasional dengan banyaknya event yang berlangsung di Palembang.

Untuk menampung perubahan aktivitas masyarakat memerlukan penataan kawasan dan perhatian terutama pada Ruang terbuka Hijau di kawasan perkotaan.

Berdasarkan Undang-undang No.26 tahun 2007 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.05/PRT/M/2008 mengamanatkan sedikitnya 30% Ruang terbuka hijau.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Untuk menjamin keseimbangan eksistem kawasan untuk fungsi hidrologis, iklim mikro, dan ketersediaan udara bersih.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved