Berita Viral

Patah Hati Bisa Buat Seorang Bisa Meninggal, Kok Bisa? Simak Ternyata Ini Penjelasan Medisnya

Nama kondisi medis yang bisa membuat seseorang meninggal usai patah hati ini dinamakan Takotsubo Cardiomyopathy

Penulis: Rahmaliyah | Editor: pairat
Tiktok / Jess
Sindrom Takotsubo yang dijelaskan memiliki gejala seperti serangan jantung 

SRIPOKU.COM -- Patah hati karena putus cinta atau cinta ditolak ternyata bisa membuat seorang manusia bisa benar-benar meninggal loh.

Ternyata kondisi ini terdapat penjelasan secara medisnya.

Nama kondisi medis yang bisa membuat seseorang meninggal usai patah hati ini dinamakan Takotsubo Cardiomyopathy atau dikenal dengan Broken Heart Syndrome.

Seorang wanita membagikan penjelasan tentang sindrome Takotsubo ini dalam sebuak konten video di akun Tiktoknya yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Video itu sudah ditonton 1,4 juta kali dan sudah dibagikan 7.149 kali dan mendapat tanda suka 163 ribu likes

Sindrom Takotsubo memiliki gejala seperti serangan jantung namun bedanya kondisi ini diawali dengan kondisi emosional yang tinggi seperti, patah hati atau kehilangan seseorang yang pernah dicintai.

Sindrom Takotsubo yang dijelaskan memiliki gejala seperti serangan jantung
Sindrom Takotsubo yang dijelaskan memiliki gejala seperti serangan jantung (Tiktok / Jess)

Dengan kondisi tersebut, ditunjukkan kondisi ventrikel kiri yang mengalami pembesaran sehingga mengalami gangguan darah apabila tidak ditangani dengan cepat akan berakibat fatal.

Pemilik nama Jessica Rossalinda ini menjelaskan, kata Takutsubo diambil dari bahasa jepang yang berarti alat yang digunakan nelayan untuk menangkap octopus.

Kondisi Ventrikel kiri menyerupai gambaran octopus atau gurita yang terperangkap.

Padahal, Ventrikel kiri jantung memiliki peran untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan pria

Dijelaskan dalam videonya, dari 24.701 pasien tingkat mortalitas (persentase kematian) di rumah sakit adalah 4,2 persen.

Dikutip dari Wikipedia, Sindrom takotsubo atau kardiomiopati takotsubo, juga dikenal sebagai sindrom patah hati, adalah jenis kardiomiopati non-iskemik yang dapat melemahkan otot jantung secara tiba-tiba.

Melemahnya otot jantung ini dapat dipicu oleh stres secara emosional, seperti kematian orang yang dicintai, putus cinta, penolakan dari pasangan, atau kecemasan secara terus-menerus. Stresor dapat bersifat fisik seperti perdarahan, sepsis, asma, atau feokromositoma. Namun, telah diteliti lebih lanjut bahwa sindrom takotsubo dapat terjadi tanpa adanya episode stres.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved