Breaking News:

Virus Corona di Palembang

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pasutri di Palembang Ini Rayakan HUT Anaknya dengan Cara Drive Thru

Pasangan Kemas Arzaq Ateh dan Angel Eva Christine yang merayakan syukuran ulang tahun anaknya yang pertama dengan cara driver thru

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/Linda Trisnawati
Pasangan Kemas Arzaq Ateh dan Angel Eva Christine merayakan syukuran ulang tahun anaknya yang pertama dengan cara driver thru dengan tema jumputan, Sabtu (23/10/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Merayakan momen ulang tahun sang buah hati saat pandemi covid-19 masih bisa dilakukan dengan cara driver thru.

Hal ini dilakukan oleh pasangan Kemas Arzaq Ateh dan Angel Eva Christine yang merayakan syukuran ulang tahun anaknya yang pertama dengan cara driver thru.

"Anak saya Nyimas Khodijah Namora atau yang disapa Amora hari ini ulang tahun yang pertama," kata Angel saat diacara Syukuran 1 Tahun Amora dengan Cara Driver Thru di kediamannya yang ada di Jalan Demang Lebar Daun, Sabtu (23/10/2021).

Angel menceritakan bahwa idenya untuk merayakan syukuran 1 tahun Amora secara drive thru dengan tema jumputan ini karena tak ingin kehilangan momen.

"Anak saya ini lahir saat pandemi Covid-19, untuk aqiqah saja tidak bisa dirayakan. Jadi saat ulang tahun saya mencari ide agar bisa merayakannya tapi aman untuk anak dan tamu, makanya saya pilih dengan cara driver thru," kata Angel yang merupakan Owner Jejak Aisyah.

Menurut Angel, syukuran ulang tahun dengan cara driver thru dan dengan tema jumputan ini untuk di Palembang merupakan yang pertama.

Sepengetahuannya di Palembang ini belum ada yang mengadakan acara secara drive thru dan dengan tema Jumputan.

"Jadi antara tamu dan kita tidak kontak fisik. Pemberian hadiah dan pemberian bingkisan juga diberikan kepada tamu di mobil. Jadi tamunya pun nggak turun, setelah mendapatkan bingkisan tamu kembali pulang," katanya.

Syukuran dengan cara driver thru dengan tema jumputan ini cukup asik.

Hiasan mulai dari kue, balon dan pakain yang dikenakan pemilik acara bertemakan jumputan.

Bhakan sovenir yang diberikan untuk tamu juga terbuat dari jumputan.

"Saya ingin mengenalkan kepada anak saya dari kecil, tentang kekhas Palembang seperti jumputan ini. Kita harus mengapresiasi dari mana kita berasal dan mengapresiasi pengerjain," ungkapnya. (Linda Trisnawati)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved