Breaking News:

Banjir Melanda 13 Desa Paiker, Jembatan Gantung Putus, Ratusan Hektar Sawah Gagal Panen  

Ratusan hekta sawah di Kecamatan Paiker Empat Lawang gagal panen akibat dilanda banjir karena meluapnya sungai Ayik Kegho

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Sisa luapan air sungai pada beberapa lahan sawah dan kebun warga di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Sabtu (23/10/2021). 

 SRIPOKU. COM, EMPAT LAWANG - Hujan yang turun sejak pagi hingga sore di hulu, membuat  Sungai Ayik Kegho di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) meluap, Jumat (22/10/2021) malam.

Luapan air tidak saja mengenangi pemukiman, tetapi juga menyapu ratusan hektar tanaman padi sawah di 13 desa Kecamatan Paiker. Akibat dari sapuan banjir tersebut, petani sawah gagal panen.

Diperkirakan debit air terbesar penyebab luapan sungai berasal dari Sungai Ayik Itam yang terletak di perbukitan di kawasam Desa Talang Padang, Kecamatan Paiker.

"Banjir mengakibatkan jembatan gantung di Desa Talang Padang putus, tidak hanya itu di Desa Lawang Agung ada rumah yang posisinya bergeser dan hancur disapu air," Kata Camat Paiker, Noperman Subkhi, Sabtu (23/10/2021).

Masih dijelaskam Camat katanya ribuan karung gabah yang disimpan maupun dijemur di gudang padi hanyut tersapu oleh luapan air.

"Tinggi banjir di pemukiman berkisar satu hingga satu setengah meter," Tambahnya.

Hingga Sabtu sore warga yang terdampak banjir yang ada di desa Padang Gelai, Muara Rungge dan Padang Bindu masih membersihkan rumahnya yang dimasuki air beserta lumpur dengan ketinggian lima hingga lima sentimeter.

Di lokasi lainnya yakni Desa Padang Gelai ditemukan banyak berserakan sampah seperti kayu, batu dan bekas bahan plastik dijalanan.

"selama 33 tahun saya tinggal di Pasemah Air Keruh baru sekali ini melihat air Sungai Ayik Kegho meluluh lantakan lahan pertanian dan bangunan sebesar ini," Kata Sandi warga Desa Muara Rungge.

Kepada BPBD Empat Lawang Syarial Podril langsung turun ke Pasemah Air Keruh beserta stafnya untuk memantau perkembangan dan situasi terkini.

Kemudian di Puskesmas Pasemah Air Keruh juga dibuka posko banjir selama 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat akibat banjir dan pengumpulan bantuan.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved