Breaking News:

Berita Muba

Usai Berbuat Asusila di Kamar Kafe Pria di Muba Diam-diam Rogoh Saku Jeans Wanita Teman Kencannya

"Habis dari kamar mandi itu korban curiga ada uang Rp 10.000 tercecer. Saat dilihatnya kantung celana miliknya, uang tersebut tidak ada lagi,"

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Refly Permana
sripoku.com/fajeriramadhoni
Tersangka percobaan pencurian di Muba. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Usai berduaan bersama seorang wanita di kamar salah satu kafe di Kecamatan Sungai Lilin, Abasri alias Candra (25) langsung digiring aparat Unit reskrim Polsek Sungai Lilin Kamis (21/10/2021) subuh.

Hal ini lantaran pelaku mencuri uang milik korban yang tak lain teman kencannya semalaman. 

Diketahui, pelaku juga residivis kasus curanmor Sungai Lilin tahun 2020. 

Ia hanya bisa tertunduk lesu dan tak berkutik setelah korban melaporkannya ke Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin. 

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Zanzibar, SH mengatakan, pelaku mengambil uang tabungan milik korban berinisial ML (36) dari dalam saku celana jeans pendek warna biru milik korban di bagian belakang kiri saat posisi tergantung di balik pintu. 

"Untuk jumlah uangnya sebanyak Rp 2.846.000. Sudah kita amankan tersebut untuk barang bukti kita," ujarnya Jumat, (22/10/21). 

Ditambahkanya, habis berduaan dengan korban, ia pergi ke kamar mandi. Sekembalinya korban melihat ada uang pecahan sepuluh ribu tercecer dan tergeletak di lantai kamar. 

"Habis dari kamar mandi itu korban curiga ada uang Rp 10.000 tercecer. Saat dilihatnya kantung celana miliknya, uang tersebut tidak ada lagi.

Saat ditanya ke pelaku, malah pelaku tidak tahu-menahu," ungkapnya.

Merasa kesal, korban melaporkan ke pemilik kafe dan langsung menghubungi pihak Polsek. Setibanya, pelaku yang masih di dalam kamar langsung digeledah anggota.

Alhasil, uang milik korban ditemukan di dalam sarung tangan milik pelaku. 

"Residivis ini kita bawa ke Mapolsek dan telah mengakui perbuatannya. Kita kenakan pasal 363 dengan ancaman minimal 6 tahun penjara," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved