Breaking News:

Kata Kapolda Sumsel Soal Sengketa Tanah di Talang Kelapa yang Libatkan Oknum Polwan Berpangkat AKBP

Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto memberikan komentar terkait laporan kasus dugaan pengeroyokan oleh oknum polwan berpangkat AKPB.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Odi Aria Saputra
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto saat ditemui di Mapolda Sumsel, Selasa (12/10). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berjalan keluar dari Masjid As Saadah Polda Sumsel, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto memberikan komentar terkait laporan kasus dugaan pengeroyokan oleh oknum polwan yang dipicu sengketa tanah Talang Kelapa.

Dari wawancara yang didapat saat jenderal bintang 2 itu berjalan tepat ditangga turun teras Masjid Assaadah Jumat (22/10/2021), ternyata oknum polwan berpangkat AKBP itu juga membuat laporan.

"Itu sama-sama lapor," ungkap Toni bersama sejumlah anggota polisi yang lain.

Sebagai informasi, seorang warga di Kecamatan Sako mengaku dikeroyok oleh oknum polwan bersama suaminya pada Minggu (3/10/2021) lalu.

Seperti dihimpun dari Tribunsumsel.com, pengeroyokan disulut oleh persengketaan lahan tanah di di kawasan Perumahan Kenten Azhar, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Lantas, warga Sako tersebut melayangkan laporan pidana ke Polda Sumsel dan Propam Polda Sumsel pada Sabtu (09/10) lalu.

"Waktu itu pekerja saya sedang memasang pagar di tanah itu. Terus rombongan mereka (terlapor) sampai akhirnya diantara kami terjadi ketegangan," ujarnya saat mendatangi Mapolda Sumsel, Kamis (21/10/2021). 

Lantaran masing-masing pihak membuat laporan, Toni mengungkapkan setiap laporan yang masuk pasti akan ditindaklanjuti. 

"Tetap ditindaklanjuti. Belum tahu mana yang benar dan salah," ucapnya. 

Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan yang berada disamping Kapolda juga ikut mengomentari.

"Mereka saling lapor, akan kami tindalanjuti," ujar jendral bintang 1 itu.

Adanya berita ini pastinya bersinggungan dengan perintah Kapolri untuk menindak tegas adanya tindakan melanggar aturan yang dilakukan anggota kepolisian, Wakapolda mengatakan akan bertindak sesuai perautan yang  berlaku.

"Aman lah lur, kita proses sesuai aturan," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved