Breaking News:

Berita Palembang

SAKSI yang Ketik SK Penerima Hibah Masjid Raya Sriwijaya Ini Bikin Kejutan, 'Seharusnya di DPRD'

Yang diantaranya adalah saksi Supriantoni, pegawai BPKAD Pemprov Sumsel, sekaligus petugas yang mengetik SK Penerima Hibah Masjid Raya Sriwijaya

Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Chairul Nisya
Saksi Supriantoni saat memberikan keterangan dihadapan majelis hakim Tipikor Palembang, Kamis (21/10/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus dugaan korupsi dana hibah senilai 130 miliar rupiah kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (21/10/2021).

Sidang kali ini menghadirkan dua terdakwa Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Abdul Azis SH MH.

Agenda kali ini masih dari keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Yang diantaranya adalah saksi Supriantoni, pegawai BPKAD Pemprov Sumsel, sekaligus petugas yang mengetik SK Penerima Hibah Masjid Raya Sriwijaya.

Dalam keterangannya, Supri mengatakan dirinya adalah orang yang ditugaskan mengetik SK Penerima Hibah di tahun 2015.

"Saat itu saya tidak lihat ada usulan ataupun proposal terkait pembangunan Masjid Sriwijaya," ujarnya pada mejelis hakim, Kamis (21/10/2021).

Dirinya mengatakan jika ada perubahan pada SK Penerima dana Hibah.

"Yang awalnya 60 miliar, dan menjadi 80 miliar rupiah," jelasnya.

Ditanya mejelis hakim terkait perubahan itu apakah diketahui oleh pihak DPRD Sumsel selaku badan legislatif, Supri mengatakan seharusnya hal tersebut dibahas di DPRD.

"Terkait perubahan tersebut seharunya dibahas di DPRD pak hakim," jawabnya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved