Breaking News:

Pembunuh Siswi di Palembang Ditangkap

Alex Sebut Masuk Penjara Gara-gara Teman, Siswi Ditikam di Faqih Usman Disebut Korban Salah Sasaran

Selama memberikan keterangan kepada polisi, warga Lorong Hijrah yang tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan bahwa semua ini terjadi karena temannya.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Petugas Pidum Polrestabes Palembang saat menggiring tersangka yang terlibat kasus penikaman siswi di Jalan Faqih Usman bulan lalu, Kamis (21/10/2021).  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Alex (22) masih terus diambil keterangan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang. Hingga saat ini, ia diamankan karena terlibat pada penikaman siswi di Jalan Faqih Usman sebulan silam.

Selama memberikan keterangan kepada polisi, warga Lorong Hijrah yang tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan bahwa semua ini terjadi karena perbuatan temannya.

Adapun teman Alex, yang disebut-sebut sebagai sosok yang menikam korban, masih menjadi buronan polisi.

Alex mengakui saat peristiwa itu terjadi di TKP awalnya dirinya dan rekannya sempat cekcok mulut dengan ketua RT di tempat tinggalnya.

"Sebelum kejadian kami ribut dengan ketua RT pak, lalu kami minum tuak tak jauh dari TKP," kata Alex, Kamis (21/10/2021), kepada Sripoku.com

Lanjut Alex, saat di TKP, dirinya melihat korban dan rekannya melintas mengendarai motor.

"Saya pak yang memberhentikan motor korban, niat kami hanya untuk minta uang Rp 5 ribu.

Namun saat saya stop (hadang-red), teman korban yang mengendarai motor menghindar dan berbelok arah. Saat itulah langsung ditikam teman saya," kata Alex.

Lebih jauh Alex mengatakan, saat itu juga rekannya bukan hendak menikam korban, melainkan hendak menikam rekan korban yang mengendarai motor.

Akan tetapi, tikaman mengenai leher korban.

Ketika ditanya usai melakukan penusukan tersebut mereka kemana, Jawab Alex, keduanya memutuskan untuk tidak bersama.

"Saya pulang ke rumah, teman saya juga pulang. Namun, setelah saya mengetahui tewas dari berita di medsos, saya langsung kabur ke arah Lubuklinggau hingga akhirnya saya ditangkap di perbatasan Jambi," katanya. 

Alec juga menyesali perbuatan.

"Nyesal pak aku, gara-gara teman laju aku ikut-ikutan bermasalah," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved