Breaking News:

SAAT Istri Pergi, Oknum Pelatih Voli Rayu 13 Gadis Muda, Janji Dibelikan Sepeda Motor

Mulanya, aksi bejat LK terbongkar lantaran salah satu anak didiknya berinisial AN (14) lapor polisi.

Editor: Wiedarto
(KOMPAS.COM/ARI WIDODO).
Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono saat memberikan keterangan dalam gelar perkara persetubuhan dan pencabulan di Mapolres Demak, Senin (18/10/2021). 

SRIPOKU.COM, DEMAK--Seorang pria tiga orang anak membuat rayuan maut untuk membujuk anak didiknya berkunjung ke rumah. Pria berinisial LK (39) yang merupakan pelatih voli itu berdalih ingin membahas soal perlombaan yang bakal diikuti.

Namun sampai di rumah LK, anak didiknya tersebut malah menjadi korban pencabulan. Mirisnya lagi, ternyata masih ada 12 anak didik LK lain mengaku jadi korban aksi bejat sang pelatih voli.

Peristiwa miris ini terjadi di Demak, Jawa Tengah.  Mulanya, aksi bejat LK terbongkar lantaran salah satu anak didiknya berinisial AN (14) lapor polisi.

Diduga, AN sudah dinodai LK sebanyak lima kali hingga kini mengandung 8 bulan.

Dari hasil penyelidikan polisi, LK diduga telah menodai 12 anak didiknya yang lain berinisial PJ, ZA, SR, DK, SB, IS, YD, RD, SA, AS, AF dan AT.

LK juga berdalih hubungannya yang dilakukan dengan AN atas dasar suka sama suka.

“Suka sama suka. Wes tak rumati, asline yo biasa (sudah saya rawat, aslinya ya biasa),” kata LK.

Sedangkan terhadap 12 anak didiknya yang menjadi korban pencabulannya, tersangka LK membantah. Ia mengaku hanya merangkul korban saja.

“Yang 12 itu cuma rangkul saja," kata LK.

Sementara itu, LK diduga sudah melancarkan aksinya sejak tahun 2019.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved