Breaking News:

Kalah Telak dari Sriwijaya FC, Pelatih PSPS Jafri Sastra Ungkap Peyebab Utama Kekalahan Timnya

Pelatih PSPS Jafri Sastra mengakui kelelahan pemain menjadi faktor penyebab keok dihajar Sriwijaya FC 0-3 pada laga ketiga grup A Liga 2 Indonesia

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
MO Sriwijaya FC
Pelatih kepala PSPS Pekanbaru Jafri Sastra (tengah) dan salah seorang pemainnya Fadau, setelah berlaga pertandingan ketiga grup A Liga 2 Indonesia.  

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pelatih PSPS Pekanbaru Jafri Sastra mengakui kelelahan pemain menjadi faktor penyebab keok dihajar Sriwijaya FC 0-3 pada laga ketiga grup A Liga 2 Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Jumat (15/10/2021) malam. 

"Kita sudah sama-sama tahu pertandingan tadi hasilnya tidak kami inginkan dikalahkan SFC."

"Tapi apapun itu kami tetap harus mengevaluasi tim ini untuk bagaimana kinerjanya nanti ketika lawan PSMS," ungkap Jafri Sastra dalam Preskon usai pertandingan. 

Derby dua pelatih bersahabat kental antara pelatih Kepala PSPS Jafri Sastra dengan Head Coach Sriwijaya FC Nil Maizar akhirnya dimenangkan Nil Maizar.

"Pertama itu ada faktor tapi itu bukan menjadi alasan, pemain kelelahan ketemunya istirahat dua hari."

"Ini sudah kita manfaatkan buat istirahat dengan baik, kemudian kami juga mencoba merotasi beberapa pemain kayak posisi yang kami inginkan, tapi semua tidak bisa berjalan dengan baik."

"Kami tertinggal tapi sebetulnya permainan berkembang," kata Jfri Sastra kelahiran Payakumbuh 23 Mei 1965.

Ia mengaku menjadi tugasnya nanti mengupayakan agar kondisi pemain bisa kembali fit dan bisa fight menghadapi musih-musuh selanjutnya. 

"Tingkat kelelahan tetap menjadi yang akan kami benahi. Ya bagaimana nanti kami bisa memberikan kebugaran kepada para pemain untuk pertandingan berikutnya lawan PSMS Medan," katanya. 

Jafri yang sebelumnya melatih di Muba Babel United, Mitra Kukar, PSIS Semarang Semarang, Semen Padang FC harus mengakui di lapangan terbukti anak asuhan Nil lebih siap.

"Tidak banyak ada berapa peluang yang harusnya bisa kami manfaatkan tidak juga terjadi. Anak-anak betul-betul ingin membuat gol, sehingga lupa kita bagaimana mengantisipasi counter attack dari Sriwijaya," ujarnya. 

Mewakili pemain, Fadau berkata para pemain merasakan kelelahan habis unggul lawan Tiga Naga dengan jadwal yang begitu mepet melawan SFC tadi. 

"Tapi kami rasa ini bukan jadi alasan buat kami tetap ini menjadi bahan evaluasi kami sebagai pemain, dan untuk masyarakat Riau untuk bisa dalam sisa dua lagi ini nanti tetap mohon doa dan dukungannya selalu," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved