Breaking News:

Berita Palembang

Disinggung Soal Fee, Kuasa Hukum Sebut Tidak Ada Aliran Dana ke Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi

hingga saat ini tidak ada saksi maupun bukti yang dapat menunjukan hal itu

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Chairul Nisyah
Kuasa Hukum Terdakwa Ahmad Nasuhi, Redho Junaidi SH MH dan Kuasa Hukim Terdakwa Mukti Sulaiaman, Iswadi Idris SH MH 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi kembali jalani sidang di hadapan majelis hakim Tipikor Palembang.

Pada sidang kali ini, majelis hakim dan jaksa penuntut umum banyak membahas dan mempertanyakan aliran dana dan proses pembayaran pada proyek yang digadang-gadang menjadi masjid terbesar se Asia Tenggara tersebut.

Dua terdakwa Syarifuddin dan Dwi Kridayani pun yang dihadirkan sebagai saksi dipersidangan dihujani dengan beragam pertanyaan dari mejelis hakim, jaksa penuntut umum dan kuasa hukum.

Dalam keteranggannya, saksi terdakwa Dwi Kridayani mengatakan bahwasanya Pengeluaran untuk proyek dan untuk pelaksanaan di lapangan pada pembangunan masjid senilai Rp. 118 Miliar.

Dan menurut Dwi, untuk pengeluaran proyek dan untuk pelaksaan di lapangan sebesar Rp. 118 miliar tersebut pernah di audit.

Untuk Sumsel I JPU Bongkar Catatan yang Ditemukan di Rumah Syarifuddin

Selain itu dalam keterangannya, dalam perjanjian kontrak kerja pernah terjadi pergantian penanda tangan kontrak kerja.

Sementara itu saksi terdakwa Syarifuddin lebih banyak menerangkan terkait pembayaran tagihan pembangunan masjid oleh pihak yayasan wakaf Masjid Raya Sriwijaya pada pihak Pelaksana dan KSO.

Namun seiring jalannya persidangan, JPU Kejati Sumsel mengungkap tentang adanya catatan aliran dana dari PT Brantas Abipraya, yang ditemukan di rumah terdakwa Syarifuddin.

Yang mana diantanranya ditemukan ada catatan aliran dana sebesar Rp 2,5 miliar dan Rp 2,343 miliar untuk Sumsel 1.

Serta aliran dana untuk sewa helikopter sebesar Rp. 300.000.000.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved