Breaking News:

"PNS Susah Kaya Jika tak Korupsi," UAS Sindir Banyak Oknum Pejabat Mabuk Kekuasaan

Ustaz Somad mengimbau para bupati, wali kota, gubernur bahkan presiden, menteri dan para pejabat lainnya agar berpikir membangun pondok

Editor: Wiedarto
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Ustadz Abdul Somad bersama Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE, menziarahi Makam Syekh Hamzah Fansuri di Desa Oboh, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Rabu (13/10/2021). 

SRIPOKU.COM, ACEH--Dai kondang, Ustaz Abdul Somad atau UAS mengimbau para gubernur, bupati, wali kota dan pejabat lainnya agar studi banding ke Kota Subulussalam.

Hal itu disampaikan Ustaz Abdul Somad saat tausiah di Pesantren Daarul Affani, Desa Harapan Baru, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Rabu (13/10/2021).

Imbauan itu disampaikan setelah menyaksikan pondok pesantren Daarul Affani yang didirikan Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE setahun lalu.

“Bapak-bapak wali kota datanglah ke Kota Subulussalam. Seluruh gubernur, bupati dan wali kota se Indonesia kalian yang sedang duduk di jabatan. Jangan mabuk, jangan lupa sampai masanya kalian berhenti, sampai waktunya berakhir. Tapi ada yang berakhir, apa dia pondok pesantren,” ujar Abdul Somad.

Ustaz Somad mengimbau para bupati, wali kota, gubernur bahkan presiden, menteri dan para pejabat lainnya agar berpikir membangun pondok pesantren.

Abdul Somad mempersilakan para kepala daerah atau pejabat untuk studi banding ke Kota Subulussalam melihat pesantren yang dibangun sang wali kota. Hal ini lantaran jabatan apa pun tidak panjang, namun akan berakhir. Yang panjang hanya amal jariyah anak penghafal Quran.

Sebab, bila pun anak pesantren penghafal Quran menggeluti sejumlah profesi semisal dokter spesialis, pengacara, ahli hukum atau pakar ekonomi, namun tetap sebagai penghafal Quran yang pahalanya mengalir ke makam pendiri.

UAS pun mengapresiasi keberadaan Daarul Affani sebagai pondok pesantren entrepreneur untuk mencetak penghafal Alquran (hafiz) yang memiliki jiwa mandiri.

“Insha Allah nanti alumni pesantren Daarul Affani orangnya kaya-kaya. Kenapa? Karena rezeki datangnya dari Allah tapi mesti dijolok dan menjolok rezeki itu dengan usaha. Di sini dia (para santri-red) diajarkan berwirausaha,” katanya

Di pesantren ini, lanjut Ustaz Abdul Somad, karena terdapat hamparan lahan yang luas serta tanaman kelapa sawit, maka para santri bisa belajar cara berkebun sawit dan beternak ikan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved