Breaking News:

Kubu AHY Bentengi Terobosan Hukum yang Dilakukan Yusril, Serahkan Bukti Ini ke Kemenkumham

bukti-bukti itu untuk membentengi aspek hukum dari terobosan yang katanya akan dilakukan oleh para pemohon

Editor: Yandi Triansyah
Tribunnews.com
Agus Harimurti Yudhoyono dan Moeldoko (kanan) 

SRIPOKU.COM - Kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membentengi aspek hukum dengan menyerahkan bukti soal judical review (JR) terhadap AD/ART kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kamis (14/10/2021).

Bukti tersebut diserahkan oleh Pengurus Partai Demokrat bersama kuasa hukumnya, Heru Widodo.

Menurut Heru, bukti diserahkan ke Kemenkumham karena menjadi pihak termohon di dalam JR tersebut.

Sedangkan Demokrat yang pihak yang mengetahui proses perubahan AD/ART.

"Jadi karena yang menjadi termohon adalah kementerian sedangkan yang mengetahui proses perubahan anggaran dasar adalah partai Demokrat, makanya kemudian Partai Demokrat menyampaikan bukti-bukti itu untuk membentengi aspek hukum dari terobosan yang katanya akan dilakukan oleh para pemohon," kata Heru, di kantor Kemenkumham.

Tidak Mau Bantu Kubu AHY, Alasan Yusril Tawarkan Bayaran Selangit ke DPP Demokrat

Heru tidak membeberkan secara detail bukti-bukti apa saja yang diserahkan. Namun, ia menyebutkan, bukti-bukti itu meliputi fakta hukum serta keterangan-keterangan ahli yang menilai JR tersebut merupakan hal yang tidak lazim.

"Karena yang dijadikan objek adalah keputusan menteri. Sementara dalam hukum acara, uji materil yang bisa dijadikan objek permohonan adalah peraturan.

Di sisi yang lain keputusan menteri ini sedang mereka gugat juga di pengadilan tata usaha negara," ujar Heru.

Diberitakan, empat mantan kader Partai Demokrat menggandeng advokat Yusril Ihza Mahendra untuk mengajukan JR atas AD/ART Partai Demokrat ke MA dengan termohon Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Yusril mengatakan, MA mesti melakukan terobosan hukum untuk memeriksa, mengadili dan memutus apakah AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 bertentangan dengan undang-undang atau tidak.

Ia pun membeberkan sejumlah hal yang perlu diuji misalnya soal kewenangan Majelis Tinggi Partai serta ketentuan soal syarat menggelar kongres luar biasa (KLB) yang harus disetujui oleh Majelis Tinggi Partai.

"Kami berpendapat bahwa pengujian AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung ini sangat penting dalam membangun demokrasi yang sehat di negara kita," kata Yusril.

Bisa Jadi Senjata Makan Tuan, Yusril Ingatkan Hamdan Zoelva Ngomong Jangan Asal Ceplas Ceplos

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Datangi Kemenkumham, Demokrat Serahkan Bukti Penguat Terkait "Judicial Review" AD/ART",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved