Breaking News:

Kampung Sayur Hidroponik Membina Petani Meningkatkan Produksi dan Daya Jual Tinggi

Shella Callestya Anwar selaku Direktur Utama CV Cempaka Putih membina dan memberikan tata cara dalam pemupukan yang baik dan benar

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas CV Cempaka Putih
Shella Callestya Anwar selaku Direktur Utama CV Cempaka Putih membina dan memberikan tata cara dalam pemupukan yang baik dan benar kepada Rudi Harsam selaku Ketua Kampung Sayur Cempako, di Jalan Batu Nilam, Gang Berdikari, RT 17 RW 05, Kelurahan 26 Ilir, Bukit Kecil Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (13/10/2021). 

 SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Shella Callestya Anwar ST selaku Direktur Utama CV Cempaka Putih membina dan memberikan tata cara dalam pemupukan yang baik dan benar kepada Rudi Harsam selaku Ketua Kampung Sayur Cempako, Rabu (13/10/2021). 

Sebagai informasi, Kampung Sayur Cempako ini berada di Jalan Batu Nilam, Gang Berdikari, RT 17 RW 05, Kelurahan 26 Ilir, Bukit Kecil, Palembang.

Dikatakan Lala, sapaan akrab Dirut CV Cempaka Putih, awalnya penanam sayur hidroponik dimulai dari hobi bapak Rudi Harsam memanfaatkan lahan kosong yang ada agar tidak dijadikan tempat pembuangan sampah warga. 

Istrinya yang punya hobi bercocok tanam mencoba menanam sayuran hidroponik untuk dimaanfaatkan oleh warga sekitar agar para warga tidak perlu membeli sayuran dari luar. 

Direktur Utama CV Cempaka Putih Shella Callestya Anwar membina dan memberikan tata cara dalam pemupukan yang baik dan benar kepada Rudi Harsam selaku Ketua Kampung Sayur Cempako, di Jalan Batu Nilam, Gang Berdikari, RT 17 RW 05, Kelurahan 26 Ilir, Bukit Kecil Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (13/10/2021).
Direktur Utama CV Cempaka Putih Shella Callestya Anwar membina dan memberikan tata cara dalam pemupukan yang baik dan benar kepada Rudi Harsam selaku Ketua Kampung Sayur Cempako, di Jalan Batu Nilam, Gang Berdikari, RT 17 RW 05, Kelurahan 26 Ilir, Bukit Kecil Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (13/10/2021). (SRIPOKU.COM/Humas CV Cempaka Putih)

Hidroponik adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman. 

Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

Bibit yang digunakan dibeli dari salah satu supermarket online yang kemudian ditanam dalam satu media tanpa menggunakan pupuk. 

Dikatakan Lala, bahwa ia ingin kampung sayur ini berkembang dengan hasil tanam bukan hanya untuk warga sekitar melainkan untuk dijual dan masuk ke supermarket. 

Dengan itu, Lala mengenalkan pupuk yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman khususnya tanaman hidroponik, yaitu pupuk NPK 10-6-20 atau sering disebut dengan Pusri Hydro. 

Sebagai informasi, Pusri Hydro merupakan salah satu pupuk produksi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang mengandung 10% N, 6% P205, dan 20% K20.

Pusri Hydro merupakan unsur hara makro utama dan miko lainnya yang sangat cocok menutrisi tanaman, khususnya tanaman hidroponik.

"Lala berharap kedepannya nanti setelah menggunakan pupuk ini, hasil tanam meningkat dan daya jual juga tinggi, sehingga warga kampung sayur bisa sejahtera" tandas dia. (adv)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved