Breaking News:

Ini Alasan Pol PP Tertibkan Warung di Bawah Jemabatan Musi II Palembang, 300 Pedagang Terdampak

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palembang kembali melakukan penertiban kepada para pedagang kaki lima (PKL).

Editor: Refly Permana
humas pemkot palembang
Penertiban pedagang di bawah Jembatan Musi 2 oleh Sat Pol PP Palembang. 

Penulis: Sri

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palembang kembali melakukan penertiban kepada para pedagang kaki lima (PKL).

Kali ini, Kamis (14/10/2021) Satpol PP Palembang menertibkan PKL di bawah Musi 2 Palembang.

Penertiban ini merupakan tindaklanjut rencana Pemerintah Kota Palembang untuk membangun Pasar Apung di Musi 2 Palembang.

"Ya, barusan saja dilakukan penertiban Pol PP Palembang di bawah Jembatan Musi 2 ini dan ada empat gubuk liar yang ditertibkan dari 300 pedagang yang biasa berjualan di pasar kalangan setiap Rabu dan Minggu," kata Kasat Pol PP Palembang, GA Putra Jaya.

Lanjut dia, sebelum melakukan penertiban ini pihaknya telah memberikan surat surat peringatan sebanyak tiga kali, namun tidak diindahkan para pedagang.

"Terpaksa kita lakukan sudah tiga kali kita berikan peringatan empat gubuk ini tidak bersedia dibongkar, akhirnya kita turunkan personil untuk membantu penertiban tersebut," ungkap dia.

GA menegaskan, sesuai perda 44 Tahun 2002, tentang keamanan dan ketertiban bangunan tersebut melanggar. Untuk sementara lanjutnya, pedagang dipindahkan ke dalam dan Pasar Gandus. 

"Memang aktivitas pasar kalangan ini dua kali dalam satu minggu, tapi para pedagang ini kerap mengganggu badan jalan. Selain itu, harus disterilkan karena lahan tersebut akan dibangun Pasar Apung," tegasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved