Demi Misi Selamatkan Bumi, Badan Antariksa NASA akan Tabrakkan Pesawat ke Asteroid

Adegan dalam film fenomenal Armageddon tampaknya akan diwujudkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dalam waktu dekat.

AFP
FOTO ILUSTRASI -- Roket Ariane-5 meluncur dari stasiun luar angkasa Kourou di Guyana Perancis membawa dua buah satelit, salah satunya adalah satelit militer India GSAT-7. 

===

Pendeteksian Ancaman Obyek Dekat Bumi

Near-Earth objects (NEO) adalah asteroid dan komet yang orbitnya berada dalam jarak 30 juta mil dari Bumi.

Mendeteksi ancaman obyek dekat Bumi, atau NEO, yang berpotensi menyebabkan kerusakan parah adalah fokus utama NASA dan organisasi antariksa lainnya di seluruh dunia.

Target dari teknologi defleksi asteroid ini adalah Dimorphos, bulan kecil yang mengorbit di dekat bumi asteroid Didymos.

===

Mengenal Dimorphos dan Didymos

Dua dekade lalu, sistem biner yang melibatkan asteroid dekat Bumi ditemukan memiliki bulan yang mengorbitnya.

Itu disebut dengan Didymos. Dalam bahasa Yunani, Didymos berarti "kembar".

Dinamakan demikian untuk menggambarkan asteroid besar yang lebarnya hampir setengah mil diorbit oleh Bulan yang lebih kecil dengan diameter 525 kaki.

Pada saat itu, Bulan dikenal sebagai Didymos B.

Kleomenis Tsiganis, seorang ilmuwan planet di Universitas Aristoteles Thessaloniki dan anggota tim DART, menyarankan agar Bulan diberi nama Dimorphos.

"Dimorphos, yang berarti 'dua bentuk', mencerminkan status obyek ini sebagai benda langit pertama yang 'bentuk' orbitnya diubah secara signifikan oleh manusia (dalam hal ini, oleh dampak DART)," kata Tsiganis.

Itu akan menjadi obyek pertama yang diketahui manusia dengan dua bentuk yang sangat berbeda sebelum berbenturan.

===

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat NASA Akan Tabrakkan Pesawat ke Asteroid untuk Selamatkan Bumi..."

===

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved