Breaking News:

Salim Said Ungkap Otak Penculikan Peristiwa G.30.S/PKI

“Kehormatan Bagi yang Berhak, Bung Karno Tidak Terlibat G30S/PKI ” (Jakarta: Visimedia, 2008), sempat membuat masyarakat lega.

Editor: Bejoroy
Salim Said Ungkap Otak Penculikan Peristiwa G.30.S/PKI
SRIPOKU.COM/Istimewa
Dasman Djamaluddin SH.M.Hum. Mantan Wartawan Sriwijaya Post , Jurnalis, Sejarawan

Oleh : Dasman Djamaluddin SH.M.Hum
Mantan Wartawan Sriwijaya Post , Jurnalis, Sejarawan.

Dua hari yang lalu, Prof. Dr. Susanto Zuhdi, S.Hum., M.Hum. mengirimkan saya sebuah video Prof. Salim Haji Said, Ph.D.

Video itu mengungkapkan keterlibatan Presiden Soekarno di dalam Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal dengan G.30.S/Partai Komunis Indonesia (PKI).

Di dalam video itu sangat lantang Salim Said mengatakan Presiden Soekarno terlibat dalam pembunuhan ke tujuh Jenderal di Lobang Buaya.

Sebagai seorang akademik, sudah tentu Salim Said tidak asal komentar.

Bahkan pernyataannya didukung Susanto Zuhdi, sejarawan Indonesia yang ahli dalam bidang sejarah maritim.

Saat ini, ia menjadi guru besar di Departemen Sejarah Universitas Indonesia dan mengajar di Program Pascasarjana Ilmu Sejarah UI.

Ditegaskan oleh Susanto Zuhdi, "Beliau (Salim Said. Red) mengkaji "fakta" tidak harus "meng-alami"..saksi "berkepentingan" justru perlu dikritisi.. karena saksi seperti itu tidak "berjarak" suatu syarat kerja ilmiah...

Dilanjutkan oleh Susanto Zuhdi : "Iya ini kaidah Metode Sejarah... sejarawan "concerned" pada teori, sedangkan publik pada kepentingan (Kuntowijoyo).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved