Breaking News:

2 Hari di Luwu Timur, Polri Temukan Bukti Ini Soal Dugaan Asusila, Korban Sempat Diberi Antibiotik

"Didapati keterangan bahwa terjadi peradangan di sekitar vagina dan dubur,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM /Anton
Ilustrasi rudapaksa anak 

SRIPOKU.COM - Dua hari di Luwu Timur, Tim Asistensi Mabes Polri menemukan bukti peradangan yang dialami tiga terduga korban rudapaksa di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Bukti ini berhasil ditemukan setelah tim menemui seorang dokter di Rumah Sakit Vale Sorowako, Senin (11/10/2021).

Tim Mabes Polri sendiri mulai bertolak ke Luwu Timur pada Sabtu (9/10/2021) untuk membantu penanangan perkara dugaan rudapaksa tersebut.

"Didapati keterangan bahwa terjadi peradangan di sekitar vagina dan dubur,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rusdi Hartono, Selasa (12/10/2021) dikutip dari Kompas.com.

Bukti itu didapat usai tim asistensi melakukan interview kepada dokter anak bernama Imelda.

Dokter Imelda kata dia, melakukan pemeriksaan kepada ketiga terduga korban pada 31 Oktober 2019.

Kemudian kata dia, berdasarkan keterangan dokter Imelda bahwa ketiga korban diberikan obat antibiotik dan parasetamol.

Obat tersebut diberikan untuk mengurangi rasa nyeri.

“Hasil interview disarankan pada orangtua korban dan juga pada tim supervisi agar dilakukan pemeriksaan lanjutan pada dokter spesialis kandungan,” ucap dia.

“Ini masukan dokter Imelda untuk memastikan perkara tersebut,” kata Rusdi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved