Breaking News:

Palembang Empat dan Sumsel 31 Persil Lahan, Sebab Flyover Simpang Sekip Masih Belum Dibangun

Sebab flyover Simpang Sekip belum dibangun lantaran masih menunggu masalah pembebasan lahan yang masih ada yang selesai.

Editor: Refly Permana
Dokumen Sripoku.com
Lokasi Rencana Pembangunan Flyover Simpang Sekip-Angkatan 66 Palembang 

Penulis: Sri

SRIPOKU.COM.PALEMBANG - Pembangunan flyover Simpang Angkatan 66 atau flyover Simpang Sekip memang belum dilakukan oleh pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Sumsel.

Sebab flyover Simpang Sekip belum dibangun lantaran masih menunggu masalah pembebasan lahan yang masih ada yang selesai.

Walikota Palembang, Harnojoyo, menegaskan ia juga telah memantau secara langsung progres untuk flyover ini.

"Kita sudah meninjau tadi dan memang tinggal empat persil lagi menunggu pembayaran saja," ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Kata dia, insya Allah pembayaran ini akan segera diselesaikan karena hanya menunggu kelengkapan berkas administrasi saja, tak ada kendala lainnya.

"Sesuai progres dari balai, November ini akan dilakukan ground breaking. Nah ini kita pastikan lahan selesai yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Palembang," ungkap dia.

Dari total 88 persil, kota Palembang hanya memiliki kewenangan membayarkan sebanyak 17 persil dan 71 persilnya ditanggung Pemprov Sumsel.

"Insya Allah kita yakin ini selesai dan flyover yang dibangun selama  waktu 14 bulan ini akan segera terlaksana," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM TR Provinsi Sumsel, Darma Budhy mengatakan dalam minggu ini pihaknya akan kembali membayarkan sisa beberapa persil lagi.

"Dalam waktu dekat ini kita akan membayarkan lagi lahan flyover Simpang Sekip tahap 3 ini. Ini tinggal proses administrasi saja," ungkap dia.

Kata dia, sisa 31 persil ini akan segera dibayarkan oleh pihaknya dengan segera. 

"Insya Allah di minggu ini karena kita juga sudah lakukan pembongkaran dan pemasangan merek," tegasnya.

Kata dia, jika telah selesai maka semua laporan akan diberikan kepada pihak BBPJN Sumsel.

"Untuk pemkot katanya sih sudah selesai, nah setelah kita bayarkan nanti akan kita laporkan ke  BBPJN ini untuk menagih janji pembangunan yang akan dimulai groundbreaking tahun ini," ungkap dia.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved