Breaking News:

Bulan Inklusi Keuagnan, BPR Sumsel Edukasi Siswa Mengenal Dunia Perbankan dan Wirausaha

Dalam rangka bulan inklusi keuangan Bank BPR Sumsel edukasi pelajar tentang dunia perbankan dan wirausaha

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Direktur Utama BPR Sumsel Marzuki dalam paparannya menyampaikan peran BPR Sumsel untuk mendukung program Gubernur dan Wagub Sumsel untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi di Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sumsel memberikan edukasi dalam rangka bulan inklusi pada siswa peserta Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) Sumsel ke 27 dalam rangka bulan inklusi keuangan.

Direktur Utama BPR Sumsel Marzuki dalam paparannya menyampaikan peran BPR Sumsel untuk mendukung program Gubernur dan Wagub Sumsel untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi di Sumsel.

Bank dengan modal buku tiga ini juga terus tumbuh dengan baik yang tercermin dari kinerja yang baik, kredit macet yang terus turun setiap tahun bahkan di masa pandemi ini kinerja tumbuh yang tercermin dari pembiayaan yang naik.

Bank BPR Sumsel berhasil menurunkan NPL dengan signifikan dari 65% di tahun 2017 menjadi 14,9% per Juni 2021 dan Bank BPR Sumsel kembali meraih

Dari sisi penyaluran kredit BPR Sumsel juga bertumbuh 11% dibandingkan tahun 2020 dengan total penyaluran kredit sebesar Rp 122 Milyar.  Selain itu, hingga Juni 2021 BPR Sumsel juga membukukan laba Rp 2,1 milyar. 

"Siswa siswi SMA ini kita kenalkan pada dunia perbankan, profil company BPR juga produk dan layanan yang disediakan BPR," kata Marzuki, Selasa (12/10/2021).

Selain mengenalkan produk dan layanan BPR, siswa siswi tersebut juga dikenalkan bagaimana menjadi wirausaha agar kelak setelah menyelesaikan pendidikan bisa segera meraih mimpi yang dicita-citakan baik untuk mengejar prestasi atau untuk menjadi wirausaha sukses bercirikan kreatif dan inovatif.

Marzuki juga mengatakan agar siswa jangan pantang menyerah meraih mimpi. Buatlah mimpi setinggi-tingginya dan jangan lupa realisasikan mimpi itu sedikit demi sedikit contohnya dengan belajar serius yang dan sukses dalam pendidikan.

Mengikuti organisasi juga menjadi salah satu cara meriah sukses karena ilmu yang didapat saat berorganisasi juga penting karena mendidik mental kuat menghadapi berbagai rintangan.

"Pintar saja tidak cukup mengantarkan sukses dalam karir dan kehidupan karena juga harus diimbangi rendah hati dan juga tenang menyikapi situasi sebab jika sombong dan gugup semua kepintaran yang ada tidak berguna sebab hilang karena gugup," kata Marzuki.

Sementara itu Ketua Pengurus Bersama Ikatan Alumni Latihan Kepemimpinan Siswa (PB IKA-LKS) Provinsi Sumatera Selatan, Yoppy Van Houten mengatakan LKS mendidik siswa agar siap menjadi pemimpin di masa depan sebab menjadi pemimpin itu tidak lahir tiba-tiba langsung jadi pemimpin, semua perlu proses.

"Seorang pemimpin harus punya mental yang kuat dan yang utama adalah loyalitas oleh sebab itu LKS ini mendidik mereka memiliki jiwa pempimpin," katanya.(tnf)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved