Breaking News:

Berita Palembang

Tengah Malam Keluar Cari Angin, Usai Minta Dipasangkan Koyo, Remaja di Palembang Ini Meninggal

"Anak saya memang sedang sakit, semalam itu sempat minta dipasangkan koyo di kepalanya," ujar Kina.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Odi Aria
Jasad Roy saat berada di rumah duka di Jalan Temon Lrg. Kuto batu Keluraha 27 Ilir Palembang, Senin (11/10/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebelum ditemukan meninggal dunia, mengapung di Sungai Musi, Madon dikabarkan tengah sakit.

Jenazah Madon ditemukan di Sungai Musi tepatnya di bawah Jerambah (Jembatan) Karang, Jalan Merdeka, Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Senin (11/10/2021).

Kina (40), ibu korban menerangkan warga jalan Temon Lorong, Kuto Batu Kelurahaan 27 Ilir, Kota Palembang tersebut
sedang sakit.

Menurut dia, anakanya itu mengalami demam sekitar empat hari.

Pada malam sebelum korban ditemukan meninggal dunia, buah hatinya sempat muntah-muntah dan meminta ibunya memasangkan koyo di kepalanya.

"Anak saya memang sedang sakit, semalam itu sempat minta dipasangkan koyo di kepalanya," ujar Kina.

Setelah dipasangkan koyo, sekira pukul 02.00 WIB , pada saat sedang beristirahat di rumah, korban pun memberitahu ibunya mau ke DAM yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari angin.

Dikira Patung Ternyata Mayat, Remaja Ini Mengapung di Sungai Musi, Ada Koyo di Kening

Selanjutnya, sekira pukul 06.00 WIB ibu korban mendapatkan informasi bahwa anaknya sudah meninggal di dalam DAM.

"Setelah kami dengar anak saya ditemukan meninggal, kami sekeluarga langsung ke TKP dan ternyata benar mayat tersebut adalah anak kami," jelasnya sambil menangis terisak.

Sementara itu, Kapolsek IB I Palembang, Kompol Roy Tambunan
menerangkan penemuan mayat tersebut bermula pada saat saksi, Turmini beserta anaknya sedang bersiap-siap untuk membuka warung tak jauh dari lokasi kejadian.

Mengetahui hal itu, saksi mata bergegas meminta bantuan warga.

Dari hasil pemeriksaan aparat kepolisian terhadap jasad korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap jenazah Madon.

"Dari hasil pemeriksaan luar, korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga juga sudah membuat pernyataan dan menerima korban meninggal dikarenakan sakit," ungkap Roy. (Oca)

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved