Breaking News:

Berita Palembang

Dikira Patung Ternyata Mayat, Remaja Ini Mengapung di Sungai Musi, Ada Koyo di Kening

Namun, setelah dilihat dengan seksama ternyata itu merupakan sesosok mayat seorang pria. "Anak saya teriak itu mayat. Saya awalnya tidak percaya,"

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Odi Aria
Sesosok mayat ditemukan mengambang di aliran sungai Musi tepatnya di bawah Jerambah (Jembatan) Karang, Jalan Merdeka, Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Senin (11/10/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sesosok mayat ditemukan mengambang di aliran sungai Musi tepatnya di bawah Jerambah (Jembatan) Karang, Jalan Merdeka, Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Senin (11/10/2021).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh Trimini Yamini (41) dan anaknya Fajri (15) yang ketika itu hendak membersihkan warung mereka sekira pukul 05.30 WIB.

Trimini mengaku sempat mengira bahwa apa yang dilihatnya di Sungai Musi merupakan sebuah patung.

Namun, setelah dilihat dengan seksama ternyata itu merupakan sesosok mayat seorang pria.

"Anak saya teriak itu mayat. Saya awalnya tidak percaya," ujarnya.

Ia mengungkapkan, setelah dilihat lebih teliti, Trimini baru menyadari bahwa sosok tersebut benar manusia yang sudah tak bernyawa.

Mengetahui hal itu, Trimini mengaku bukan main paniknya dan langsung berteriak meminta bantuan warga.

"Saya teriak, itu mayat. Warga di sana bilang, itu patung. Saya teriak, beneran itu mayat. Barulah mereka percaya," jelasnya.

Setelah diangkat ke tepi jembatan, warga ada yang langsung mengenali identitas jenazah tersebut.

Ternyata sosok mayat tersebut adalah Muhammad Madon (14) warga Jalan Temon, Lorong Kuto Batu, Kelurahan 27 Ilir Palembang.

Keluarga dari Madon juga sudah memastikan kebenaran identitas tersebut.

Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka lantaran keluarga enggan melakukan pemeriksaan forensik.

"Katanya memang anak itu lagi sakit. Kami lihat juga di keningnya ada koyo cabe, memang seperti orang sakit," ungkap Trimini. (Oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved