Breaking News:

Berita Palembang

Ada Rumah Kayu Kukuh Bertahan, Pembebasan Lahan Akses Musi VI Palembang Terkendala Dua Persil Lahan

"Ada dua persil lagi yang menjadi kendala saat ini, yakni berupa bangunan rumah yang masih dalam proses negoisasi untuk pembebasan lahan,"

Editor: Refly Permana
sripoku.com/odi
Pemandangan di Jembatan Musi VI ketika masih ditutup untuk umum. 

Penulis: Sri

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumsel terus mengejar pembebasan lahan untuk akses Musi VI Palembang.

Kabar terbaru, kini tinggal dua persil lahan lagi yang masih dalam proses untuk segera dibebaskan.

"Ada dua persil lagi yang menjadi kendala saat ini, yakni berupa bangunan rumah yang masih dalam proses negoisasi untuk pembebasan lahan," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR), Dharma Budi, Senin (11/10/2021).

Kata dia, dua persil ini sebenarnya sudah dinilai oleh KJPP, namun pemilik lahan atau bangunan ini tidak menyetujui harga yang sesuai dengan penilaian KJPP.

"Ada satu yang rumah kayu itu meminta harganya lebih tinggi jauh dari penilaian harga KJPP belum sesuai keinginan mereka," tutur dia.

Kata dia, pihaknya terus bernegoisasi lagi dan mencoba lagi pendekatak sesuai dengan keinginan mereka.

"Namun jika tidak terjadi kesepakatan, kami akan melakukan konsinyasi minta penetapan pengadilan negeri untuk lakukan penitipan seperti yang terjadi di fly over jakabaring," ungkap dia.

Mudah-mudahan, kata dia, dengan sisa waktu ini dua lahan ini akan ada kesempatan.

"Karena sayang karena yang lain sudah sepakat dan resiko pemilik lahan tadi untuk memproses pembayaran kembali agak sudah karena anggaran saat itu dan pekerjaan sudah selesai dan agak susah dan kita harapkan ini selesai," ungkap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved