Breaking News:

Berita Palembang

Tidak Mau Kerja Capek tapi Berpenghasil Besar, 3 Sekawan Jualan Sabu di Dekat Rumah, Diciduk Polisi

"Saya jual di dekat rumah inilah, saya jualnya tidak jauh-jauh," kata Riza Sabtu (9/10/2021).

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Odi Aria
Ketiga tersangka pengedar sabu saat diamakan Polsekta Sukarami Palembang, Sabtu (9/10/2021). Area lampiran 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Ari

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lantaran ingin mendapatkan
keuntungan besar tanpa harus bersusah payah kerja, membuat Riza Ariyadi (38) warga Jalan Naskah II Kelurahan Sukarame Kota Palembang bersama kedua rekannya Aska (26) dan Ari Dwi (34) nekat jadi penjual sabu.

Ketiga sekawan ini diciduk Polsek Sukarami Palembang saat menjalankan bisnis haram tersebut di kawasan Sukarami

"Saya jual di dekat rumah inilah, saya jualnya tidak jauh-jauh," kata Riza Sabtu (9/10/2021).

Dari tangan ketiga tersangka, petugas kepolisian berhasil mengamankan 30 paket kecil sabu dengan harga yang dijual antara Rp.100 ribu sampai Rp.150 ribu.

Riza mengaku, baru sekitar dua bulan menjadi pengedar narkoba di kawasan tempat tinggalnya.
Hal itu ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sebab, dalam kesehariannya ia hanya bekerja serabutan.

"Keluarga butuh biaya, jadinya saya nekat jual sabu. Apalagi saya kerjanya hanya serabutan," jelas Riza.

Sementara itu, Kapolsekta Sukarame Palembang, Kompol Budi Hartono Sutrisno mengatakan, penangkapan terhadap tiga tersangka itu bermula dari laporan masyarakat terkait adanya transaksi narkotika di TKP.

Lalu Anggota langsung bergerak cepat dan menangkap tiga sekawan tersebut.

Tersangka Riza diketahuo membeli satu paket sabu dari seorang bandar di eks lokalisasi teratai putih dengan seharga Rp1,8 juta.

Lalu sabu itu, ia dibagi ke dalam bungkus-bungkus kecil untuk selanjutnya dijual kembali.

"Mereka mengaku narkoba itu didapat dari salah seorang bandar di belakang Eks- Lokalisasi Teratai Putih Km-9 berinisial DY (DPO). Dari pengakuan tersangka juga terungkap dia baru dua kali mengambil barang haram di Teratai Putih," ungkapnya. (Oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved