Breaking News:

PROFIL Yenny Wahid, Anak Presiden Gusdur yang Dulunya Wartawan, Sering Liputan di Daerah Konflik

Yenny Wahid memiliki nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid. Yenny lahir di Jombang, 29 Oktober 1974. Yenny kini Direktur Wahid Institute

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Welly Hadinata
Kolase/Instagram
Yenny Wahid 

Dia meraih gelar master di Harvard Kennedy School of Government.

Pada 2006 menjadi staf khusus komunikasi politik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Saat Gus Dur menjadi presiden Yenny juga berada di samping sang ayah dalam berbagai kunjungan kepresidenan.

Di tahun 2009, didapuk sebagai Young Global Leader oleh World Economic Forum.

Yenny banyak bergiat dala forum-forum dialog antaragama dan advokasi isu-isu toleransi di Indonesia.

Dia bertugas sebagai responden di Timor-Timur dan Aceh.

Sebagai reporter, Yenny memiliki mental tangguh dan tahan banting saat meliput di dua daerah konflik tersebut.

Meski sempat kembali ke Jakarta setelah mendapat perlakuan kasar dari milisi, namun sepekan kemudian ia kembali ke daerah liputannya lagi.

Hasil liputannya mengenai Timor Timur pasca referendum mendapatkan anugerah Walkley Award.

Yenny diangkat sebagai komisaris Garuda dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 22 Januari 2020.

Ia kemudian mengajukan surat pengunduran diri ke Kementerian BUMN pada 12 Agustus 2021.

Kemundurannya itu dilakukan demi membantu mengurangi biaya-biaya yang dikeluarkan Garuda.

Di sela kesibukannya, Yenny juga menyempatkan diri untuk menghibur dirinya sendiri dengan bernyanyi.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved